|FF| Peach’s Love of Evil Couple # Part 2/2

Tittle : Peach’s Love of Evil Couple
Author : Im Cho Sun
Genre : Romance, Comedy, AU, School life
Rating : PG-15
Length : Twoshoot

Main Cast:
Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun
Bok Sung Ah a.k.a Sung Ah (OC)

Other Cast:
Kyuhyun’s Family
Sung Ah’s Family (OC)
Bae Suzy a.k.a Suzy
Lee Ji Eun a.k.a Ji Eun (IU)
Lee Donghae a.k.a Donghae
Kim Ki Bum a.k.a Kibum
Henry Lau a.k.a Henry

Disclaimer:

                Annyeonghaseyo! Author Im Cho Sun imnida! Im untuk I aM, Cho untuk Cho Kyuhyun dan Sun untuk Soulmate Until  eNd of the world. Jadi, Im Cho Sun = I’m Cho Kyuhyun’s Soulmate Until End of The World. *gak nanya!!*. Okeh! Kita ‘Cusss’ ke disclaimer! ^^

Cerita ini asli dari imajinasi saya! No plagiat! FF ini terinspirasi dari banyak sumber. Mulai dari MV, Drama sampe anime. Jadi jika kalian menemukan sesuatu yang hampir mirip di dalam FF ini, jangan menyangkanya suatu tindakan ke plagiatan karena FF ini memiliki banyak inspirasi yang dicampur adukkan di dalamnya. Dan akhir kata saya ucapkan…          

Happy Reading!!

Soundtrack :
1.     
Sung Si Kyung – It Would Be Good
2.     
Super Junior – Marry U

4

===============

KYUHYUN POV

 

Perjalanan yang sangat melelahkan! Berjam-jam duduk di pesawat yang sangat membosankan. Hmm, untungnya sekarang aku sudah sampai di kamar hotel yang akan menjadi kediamanku selama tiga hari kedepan. Tempatnya sangat nyaman! Walaupun tidak terkesan mewah seperti kamar hotel bintang lima, tapi kamar ini sangat nyaman bagiku. Begitu sederhana dan juga tenang.

Sebelum aku beristirahat, aku memutuskan untuk membenahi dan menyusun semua barang yang akan aku pakai tiga hari kedepan dengan rapi di kamar ini agar saat aku bangun nanti aku bisa berjalan-jalan dengan Sung Ah tanpa ada pekerjaan yang membebani.

Hampir satu jam aku bergelut dengan barang-barangku yang cukup banyak ini. Dan, setelah mengeluarkan keringat yang tidak bisa dibilang sedikit, akhirnya aku selesai melakukannya. Sekarang aku ingin mengisi kembali energiku dengan tidur di ranjang yang sangat empuk di sudut ruangan ini. Ahh… Akhirnya aku bisa beristirahat juga.

Belum sempat aku memejamkan mataku, ponselku sudah berdering menandakan adanya panggilan masuk. Aish… Apakah itu Sung Ah? Kenapa dia tidak bisa melihat calon suaminya yang paling tampan se-dunia ini untuk beristirahat sebentar saja eoh? Begitu besarkah kharismaku sampai-sampai dia tidak tahan untuk tidak mendengar suaraku beberapa saat saja?

Saat aku meraih telepon seluler ku, tertulis kata ‘Eomma’ di layarnya. Dengan segera, aku pun mengangkat telepon darinya.

 

“Yeoboseyo Eomma?”

“Ah… Yeoboseyo Kyuhyun-ah…”

“Ada apa Eomma meneleponku? Apa ada masalah?”Tanyaku dengan nada khawatir.

“Anniyeo… Tidak ada apa-apa… Aku hanya ingin bertanya berapa nomor kamar hotelmu.”

“Ne? Nomor kamarku? Memangnya ada apa?”

“Jawab saja pertanyaan Eomma…”

“Nomor kamarku 129. Waeyeo?”Tanyaku lagi. Insting tajamku dengan jelas dapat mengendus suatu kejanggalan disini.

“Ahh… 129? Baiklah… Eomma akan memutuskan sambungannya. Selamat berlibur!”Ucap Eommaku lalu segera memutuskan sambungan telepon kami. Eomma benar-benar aneh!

 

Karena rasa letihku lebih penting dari rasa penasaranku sekarang, aku pun memutuskan untuk kembali berbaring di ranjang yang sangat nyaman tadi. Belum lima menit lamanya aku mendaratkan tubuhku disana, bel kamarku pun berbunyi.

 

“Aish! Sekarang apa lagi?!”Geramku kesal. Aku pun dengan langkah malas menghampiri pintu. Sambil menghela nafas lelah aku pun membukanya.

“Good Afternoon, Sir! Are you Mr. Kyuhyun Cho from South Korea?”Ucap seorang pelayan yang sekarang tengah berdiri di depan kamarku ini. Eung? Ahjussi ini bicara apa? Kalau tidak salah dia tadi mengatakan ‘Good Afternoon’ padaku. Itu artinya dia mengucapkan selamat siang. Dan selanjutnya… Hmm, apa ya? Tadi dia menyebutkan namaku dan juga Korea Selatan. Apakah dia sedang bertanya apakah aku ini Cho Kyuhyun dari Korea Selatan? Hmm, aish!! Anggap saja begitu!

“Ah… Hmm… Yes… I’m Kyuhyun Cho”Jawabku seadanya. Bahasa inggrisku sangat buruk! Sung Ah-ya! Cepat datang dan bantu aku!

“Sorry, Sir. You have to move from this room.”

“What?”Tanyaku tidak mengerti dengan apa yang diucapkannya.

“I said that you have to move from this room!”

“Ya! Ahjussi! Aku tidak mengerti apa yang kau katakan!”Ucapku dengan menggunakan bahasa Korea yang tentu saja tidak akan di mengerti oleh ahjussi yang berdiri di depanku ini.

“What’s happen here?”Ucap seorang anjumma yang tiba-tiba datang mencampuri urusanku dengan ahjussi ini. Aigo~ Apa-apaan ini? Belum selesai aku meluruskan masalah yang terjadi dengan ahjussi tadi, sekarang muncul pula anjumma pengguna bahasa internasional yang sama sekali tidak aku mengerti.

“Aish… Apakah kalian tidak mengerti apa yang aku katakan?”Tanyaku kembali dengan bahasa Korea.

“Ah… Anda orang Korea? Saya juga orang Korea!”Ucap anjumma tadi.

“Akhirnya ada juga orang yang menggunakan bahasa yang bisa aku mengerti!”

“Ada masalah apa?”Tanyanya lagi.

“Begini, bisakah Agasshi memberitahuku apa yang ingin di sampaikannya padaku?”

“Ohh… Tentu saja!”Ucapnya lalu segera berbicara dengan ahjussi tadi menggunakan bahasa yang sangat aneh di telingaku. Apakah itu bahasa Italia? Tidak lama kemudian dia pun selesai berbicara dengan ahjussi berkumis tadi.

“Jadi begini, dia mengatakan jika kau harus pindah dari kamar ini.”

“Mwo? Waeyeo?”

“Karena itu permintaan dari salah satu pemegang saham terbesar di hotel kami, Tuan Cho Young Hwa. Kami juga tidak tahu apa alasannya.”

“Mwo? Cho Young Hwa? Aigo~ Appa memang benar-benar berlebihan! Pantas saja Eomma tadi menanyakan nomor kamar hotelku! Aish! Keluargaku ini benar-benar!”Ucapku kesal.

“Apa yang Anda katakan barusan? Appa? Mr. Cho Young Hwa adalah Ayah Anda begitu?”Tanya anjumma itu.

“Tentu saja! Memangnya salah jika aku memiliki seorang Appa pemegang saham terbesar di hotel yang aku menginap didalamnya? Sudahlah! Aku akan segera mengemasi kembali barang-barangku dan pindah kekamar sebelah!”

“Mwo? Anda tidak bisa begitu saja pindah ke kamar lain dengan seenaknya. Apalagi dikamar sebelah yang sudah ada orangnya.”

“Ya! Apakah tidak boleh aku pindah ke kamar tunanganku sendiri eoh? Kekamar calon istriku sendiri?!”

“Ahh… Mianhamnida! Saya tidak tahu kalau—“

“Sudahlah! Tidak usah di hiraukan! Dan terima kasih karena telah membantuku! Good Afternoon!”Ucapku lalu segera menutup pintu.

 

Yang benar saja! Belum sempat aku beristirahat, aku sudah di usir! Ahh!! Ini sangat mengesalkan!!

Dengan perasaan yang penuh dengan rasa lelah dan juga amarah aku kembali mengemas barang-barangku yang tadinya telah tersusun rapi di kamar ini masuk berjejalan ke dalam koper yang sekarang isinya sudah berantakan tidak karuan. Setelah selesai aku pun segera menuju ke kamar Sung Ah yang berada tepat di samping kamarku. Dengan cepat aku pun menekan kombinasi angka yang sama dengan password kamarku. Hmm… Baiklah! Password yang sama dengan mantan kamarku!

Saat aku membuka daun pintu itu dengan sempurna, yeoja itu berdiri tepat di balik pintu yang aku buka tadi. Apakah tadi dia bermaksud untuk keluar dari kamarnya?

 

“Kyuhyun-ah”Dengan wajah kaget dia menyebutkan namaku. Kenapa dia begitu terkejut? Memangnya aku hantu? Karena sudah lelah aku pun segera masuk kedalam tanpa menghiraukan Sung Ah yang masih berdiri di ambang pintu seperti patung.

“Aish… Apa-apaan mereka menyuruh ku pindah seenaknya! Apa mereka tidak tahu berapa besar tenaga yang aku perlukan untuk membongkar isi koperku. Dan saat aku sudah selesai menyusun barangku dengan rapi di kamar, mereka meminta ku kembali mengemasi barang-barangku untuk pindah kesini. Aish! Dan sekarang aku harus membongkar kembali isi koperku kemudian menyusunnya dengan rapi di kamar ini! Aish! Ini benar-benar menyebalkan!!!”Omelku tanpa henti. Mereka benar-benar berhasil membuat hatiku penuh dengan rasa kesal!

“Ya! Kyuhyun-ah! Apa yang kau lakukan disini?”Tanya yeoja itu sambil mendekati tempat dimana aku duduk sekarang.

“Kau tidak lihat apa?! Aku akan pindah ke kamar ini!”Ucapku ketus. Aku tidak bermaksud untuk membentaknya, tapi aku benar-benar lelah saat ini.

“Mwo? Apa yang kau bilang barusan!!??”Ucapnya sangat kaget saat aku mengatakan kalau aku akan pindah kekamarnya. Hahh… Aku benar-benar sudah kehilangan energiku untuk menjawab semua pertanyaannya.

“Sudahlah! Aku lelah! Aku ingin istirahat dulu!”Balas ku lalu langsung masuk ke kamar yang ada di sebelah ruangan ini.

“Ya!! Cho Kyuhyun! Tunggu dulu!!”Teriak Sung Ah. Tapi aku sudah tidak sanggup lagi mengucapkan apa-apa dan pergi begitu saja tanpa membalas ucapannya sepatah kata pun.

 

Saat aku melihat sebuah ranjang yang telah menjadi tergetku sejak lama, aku pun segera menjatuhkan diri ke atasnya. Tidak lama kemudian mataku pun mulai terpejam dan mengantarkanku ke alam mimpi yang indah.

 

DUA JAM KEMUDIAN

 

Ahh… Sudah jam empat sore… Sudah berapa lama aku tidur? Satu jam? Dua jam? Ahh… Ya sudahlah! Yang penting sekarang energiku sudah terisi dengan sempurna. Aku pun langsung duduk di ranjang lalu mengambil segelas air mineral yang sudah siap aku minum di meja sebelah ranjangku. Siapa yang menyiapkannya? Apakah Eomma? Tapi, tunggu dulu! Sekarang aku kan sedang berada di… Ah! Benar juga! Sekarang aku sedang menghabiskan liburanku di Venice berama Sung Ah.

Abatta! Sung Ah! Ini kan kamar Sung Ah!! Aigo~ Kenapa otakku lama sekali memproses data-datanya eoh? Hmm… Mungkin Sung Ah yang menaruh air ini disini.

Tidak beberapa lama kemudian aku mencium sebuah bau yang sangat lezat. Ahh… Perutku langsung berbunyi saat mencium bau ini. Dari mana asalnya?

Aku pun segera mencari dari mana bau ini berasal. Bau yang sangat lezat yang tentu saja berasal dari makanan yang enak pula. Dengan langkah yang masih agak lesu aku pun sampai ruang makan, tempat bau harum tadi berasal. Disana aku menemukan dua piring spagetthi yang tampak sangat lezat bersama dua porsi pudding stroberi di sebelahnya. Woahh… Dari mana semua makanan ini berasal?

 

“Kau sudah bangun?”Tanya sebuah suara di belakangku. Otomatis aku pun berbalik untuk melihat siapa pemilik suara itu. Dan tentu saja, dia adalah Sung Ah. Memangnya siapa lagi?

“Hmm… Aku datang kemari karena perutku membutuhkan asupan gizi!”

“Aish, kau bangun pada waktu yang tepat Mr.Cho! Aku baru saja selesai memasak dua piring spagetthi. Tapi sebelum itu cuci dulu mukamu! Lihat, wajahmu sangat berantakan sekarang!”Ucapnya sambil memiringkan kepalaku kekiri dan kekanan dengan tangan mungilnya.

 

Tidak lama kemudian kami pun saling terdiam karena baru menyadari bagaimana posisi kami sekarang. Kami saling berhadapan dalam jarak yang cukup dekat dan tangan Sung Ah sampai sekarang masih berada di kedua sisi kepalaku. Mata kami pun saling menangkap satu sama lain hingga membuat jantung kami berdetak lebih cepat dari biasanya. Dan beberapa detik kemudian Sung Ah menjauhkan tangannya lalu berbalik memunggungiku.

 

“Apa yang kau  tunggu?! Cepat cuci muka mu!”Ucapnya tanpa mau melihatku. Aku bertaruh sekarang wajahnya pasti sudah semerah tomat!

“Aish… Ne, ne!”Jawabku lalu segera pergi ke kamar mandi untuk mencuci mukaku.

 

Author’s POV

 

Tidak sampai lima menit, Kyuhyun sudah kembali dengan wajah yang tidak kusut lagi. Ia pun segera duduk di depan meja menghadap ke makanannya yang telah tertata rapi di atas meja makan. Setelah mengambilkan sebotol air es untuk mereka minum nanti, Sung Ah pun ikut duduk di seberang tempat Kyuhyun berada.

 

“Apakah ini semua masakanmu?”

“Untuk spagetthi ya dan pudding tidak. Aku membeli pudding itu tidak lama setelah kau tidur tadi. Aku membelinya di toko kue dekat sini.”

“Bolehkah aku mencicipinya sekarang?”Tanya Kyuhyun.

“Belum! Berdoa dulu!”Ucap Sung Ah.

“Ah… Baiklah!”Balas Kyuhyun lalu segera memimpin doa di antara mereka berdua. Setelah berdoa, Kyuhyun pun mengangkat garpu yang ada di sampingnya lalu mulai memasukkan spagetthi itu kedalam mulutnya. Beberapa detik Kyuhyun dengan serius merasakan cita rasa dari masakan tunangannya itu.

“Eotte?”Tanya Sung Ah saat Kyuhyun telah memakan masakannya.

“Massita! Aku menyukainya!”Jawab Kyuhyun sambil mengangguk-anggukkan kepalanya lalu kembali memasukkan makanan itu ke mulutnya.

“Jeongmal? Geomaweo! Kalau begitu kau harus menghabiskannya eoh?!”

“Nan arra~ Lagi pula siapa yang ingin menyisakan makanan selezat ini?”Ucap Kyuhyun dan membuat Sung Ah tersenyum bahagia.

“Oh iya! Barang-barangmu sudah aku rapikan. Bajumu aku taruh di lemari yang sama dengan pakaianku. Dan barang-barang lainnya sudah aku susun di kamar.”Ucap Sung Ah sambil menikmati masakannya.

“Ahh… Jeongmalyeo? Gomaweo…”

“Hmm, kenapa kau sampai pindah kekamarku? Memangnya ada yang salah dengan kamarmu?”

“Kamarnya tidak salah sama sekali. Yang salah adalah aku karena dengan polosnya memberitahukan nomor kamarku pada Eomma.”

“Maksudmu?”

“Tadi Eommaku menelepon dan tiba-tiba saja menanyakan nomor kamar hotel yang sedang aku tempati. Tidak lama setelah itu ada seorang pelayan yang datang dan menyuruhku untuk pindah dari kamar itu.”

“Mwo? Kenapa bisa begitu?”Tanya Sung Ah heran.

“Mungkin karena Eommaku terus mendesak Appa agar kita menginap di kamar yang sama. Dan, karena Appaku adalah salah satu pemegang saham terbesar di hotel ini, hal itu sudah bukan sesuatu yang mustahil lagi. Entah kenapa dia sangat bersemangat sekali untuk membuat acara liburan kita ini seperti bulan madu! Orang dewasa memang sangat aneh!”

“Ya! Jaga ucapanmu! Cho Ha Na anjumma itu Eommamu pabo! Tega sekali kau menyebutnya aneh.”

“Aish… Ne, ne…”

“Hmm, Sung Ah-ya!”Panggil Kyuhyun.

“Wae?”Tanya Sung Ah sambil terus menikmati spagetinya yang tidak lama lagi akan habis itu.

“Ayo kita menikah!”

“Uhukkk!! Uhukkk!!!”Sung Ah pun tersedak karena ucapan Kyuhyun itu.

“Ya! Ya! Kenapa kau selalu tersedak saat makan eoh? Ini minum!”Ucap Kyuhyun sambil memberikan segelas air putih padanya. Setelah Sung Ah membaik, Ia pun langsung mendelik ke arah Kyuhyun yang sedang mencondongkan dirinya lalu sukses mendaratkan sebuah jitakan yang berhasil membuat seorang Cho Kyuhyun berteriak kesakitan.

Pletakkk~~

“Ya!! Apa yang kau lakukan?! Itu menyakitkan pabo!”

“Itu semua salahmu! Kenapa kau tiba-tiba melamarku seperti itu eoh?”

“Waeyeo? Apakah itu artinya kau menolakku?”

“Bu.. Bukan begitu juga…”

“Jadi kau menerimaku?”Tanya Kyuhyun dengan senyum yang mulai menghiasi raut wajahnya yang tampan itu.

“Ya!!”

“Waeyeo?! Kau kan tinggal mengatakan ‘Iya’ atau ‘Tidak’. Hanya itu saja!”

“Kau tidak tahu seberapa sulitnya itu Tuan Cho!”Bentak Sung Ah kesal.

“Kalau begitu aku akan memberikanmu waktu untuk menjawabnya. Didalam drama seorang pria selalu memberikan waktu untuk kekasihnya berpikir terlebih dahulu sebelum memutuskan. Benarkan?”

“Hmm, terserah padamu saja!”Jawab Sung Ah kesal lalu pergi ke washtafel untuk mencuci tangannya.

 

Saat Sung Ah tengah mencuci kedua tangannya, tiba-tiba Kyuhyun berdiri disampingnya lalu ikut mencuci tangan di washtafel yang sama dengan Sung Ah.

 

“Ayo kita jalan-jalan!”Ajak Kyuhyun sambil menyiramkan air ke tangannya.

“Jalan-jalan? Kemana? Ini kan sudah jam 5…”

“Aku dengar, Venice akan lebih indah pada sore hari. Ayo kita berkeliling sebentar.”Jawab Kyuhyun lalu mengeringkan tangannya dengan sebuah kain yang memang telah dipersiapkan oleh pihak hotel.

“Hmm, joha… Tapi aku mau ganti baju dulu. Kau tunggu dilobby saja. Ok?”

“Arasseo…”Jawab Kyuhyun lalu masuk ke kamar untuk mengambil jaket beserta handphonenya kemudian keluar kamar hotel.

 

Sementara itu dikamar Sung Ah sedang memakai sebuah kaos polos yang di lengkapinya dengan sweeter rajutan berwarna cream beserta pants bewarna biru langit yang sangat pas dengan tubuhnya. Setelah mengambil tasnya Ia pun segera pergi ke lantai dasar untuk menemui Kyuhyun yang sudah menunggunya dari tadi.

Tiba-tiba, jiwa evil Sung Ah yang sudah lama tertidur, terbangun kembali melihat Kyuhyun yang sedang menatap jalan dengan diam. Dengan perlahan-lahan Sung Ah mendekati tempat Kyuhyun berdiri lalu…

“Daaang!!!”Teriak Sung Ah sambil menepuk bahu namja yang ada di depannya sampai-sampai orang itu terkaget-kaget.

“What are you doing huh?!!”Sembur orang yang tadi di kagetinya. Ternyata itu bukan Kyuhyun! Ternyata Sung Ah salah mengenali orang! Dengan perasaan malu, Sung Ah pun menundukkan badannya 90 derajat untuk meminta maaf.

“I’m sorry, I think you’re my friend… I’m sorry…”

“Stupid!”Desis orang itu lalu meninggalkan Sung Ah sendirian. Wajah Sung Ah sudah sangat merah saat itu. Ia pun menggigit bibir bawahnya karena malu.

“Ya! Stupid! Apa yang kau lakukan eoh? Hahahaha”Ujar seseorang yang menonton aksi Sung Ah tadi.

“Ya!! Beraninya kau Cho pabo! Cepat kemari atau aku akan memukulmu!!”Seru Sung Ah pada Kyuhyun yang berada di seberang jalan. Dengan segera, Sung Ah pun berlari menyeberangi jalan yang tidak terlalu besar itu. Tiba-tiba, saat Sung Ah hampir akan sampai di tempat Kyuhyun, sebuah sepeda pun hampir menabraknya. Untung saja dengan cepat Kyuhyun menarik tubuh Sung Ah, jika tidak pasti akan terjadi sesuatu yang buruk pada yeoja mungil itu.

“Ya!! Ahjussi pabo! Kalau tidak bisa bersepeda, kau tidak usah mengemudikannya!!”Umpat Kyuhyun pada orang yang hampir menabrak tunangannya itu.

“Neo gwenchana? Apakah ada yang sakit?”Tanya Kyuhyun khawatir pada Sung Ah yang berdiri mematung di depannya.

“Gwenchana… A.. Aku baik-baik saja…”Ucap Sung Ah lalu mendorong Kyuhyun mundur agar jarak mereka tidak terlalu dekat karena walaupun sebentar, Kyuhyun tadi jelas-jelas memeluk Sung Ah dengan erat sekali.

“Kau kenapa? Kalau kau memang merasa tidak enak badan kita bisa kembali ke kamar hotel.”

“Ti… Tidak apa-apa, ayo kita jalan-jalan!”Ucap Sung Ah sambil menutupi pipinya yang sudah memerah itu lalu pergi meninggalkan Kyuhyun.

“Ya! Tunggu aku!!”Panggil Kyuhyun.

 

Dengan senyum yang tak pernah lepas dari wajah mereka berdua, pasangan itu pun mengelilingi kota Venice yang kecil dan damai. Tak ada kendaraan bermotor yang lalu lalang di sekitar mereka karena transportasi utama di kota itu adalah perahu atau kanal. Kebahagiaan… Hanya itu lah kata yang tepat untuk menggambarkan bagaimana perasaan mereka saat ini.

Langkah demi langkah mereka mulai menelusuri kota ini. Dan tidak terasa matahari pun sudah mulai terbenam diufuk barat. Sekarang mereka tengah berada di atas sebuah jembatan bernama Rialto Bridge yang cukup terkenal di Venice. Cukup sunyi disana karena malam itu memang sedikit mendung. Hanya terlihat beberapa orang saja yang lalu lalang melewati tempat mereka berada.

 

“Sung Ah-ya~~”

“Wae?”Tanya Sung Ah ketika Kyuhyun memanggil namanya.

“Aku… Ingin menikah denganmu…”Jawab Kyuhyun dan membuat Sung Ah sedikit kaget walaupun pada akhirnya Sung Ah bisa mengendalikan emosinya kembali.

“Aishh… Kau selalu saja mengatakannya padaku.”

“Itu karena kau tidak pernah menjawabnya.”

“Sebenarnya aku sangat ingin menjawabnya tapi ini belum waktunya.”

“Apakah memerlukan waktu khusus untukmu menjawabnya? Kau kan tinggal mengatakan ‘Ya’ atau tidak saja.”

“Tentu saja aku akan menunggu saat yang paling tepat untuk memberikan jawabannya padamu karena jika nanti aku akan mengatakan ‘Ya’ kau harus segera menyelenggarakan pesta pernikahan yang paling indah untukku.”

“Tapi bagaimana jika suatu hari nanti aku akan lelah dan bosan menanyakan hal itu padamu?”

“Jangan… Jangan pernah bosan untuk menanyakan apakah aku bersedia menjadi istrimu atau tidak karena mungkin saja kau akan melewatkan waktu yang paling spesial itu. Berjanjilah padaku!”

“Baiklah! Aku akan berjanji!”

“Terima kasih… Terima kasih karena mau mengerti kondisiku. Walaupun aku tidak bisa menjawabnya sekarang, tapi aku akan selalu setia mengatakan jika aku mencintaimu selamanya. Saranghaeyeo Cho Kyuhyun… Yeongweonhi… Jeongmal yeongweonhi…”

“Na do… Na do saranghaeyeo buah persikku. Aku juga akan mencintaimu untuk selamanya.”Balas Kyuhyun dan mulai mendekati wajah Sung Ah. Beberapa saat kemudian…

 

Chu~

 

 Ciuman manis di atas jembatan Rialto Bridge itu pun menjadi saksi bisu cinta mereka yang murni dan suci. Berawal dari kepolosan sepasang anak kecil yang saling menyatakan rasa suka satu sama lain… Kini, rasa suka itu sudah benar-benar tumbuh menjadi cinta murni yang sejati.

peach3

*************

Dua tahun berlalu, sekarang Sung Ah sudah lulus dari Senior High School. Dan, seperti takdir yang tidak pernah terputus, di Universitas pun Sung Ah kembali melihat Ace Boys dan kedua sahabat karib nya sedang duduk dalam sebuah kelas yang hanya berisi sepuluh mahasiswa paling cerdas dan juga berpengaruh. Entah berkah atau kutukan yang di terimanya hingga 13 kali sekelas dengan enam orang yang sama terus-menerus. Tapi tentu saja, jika Tuhan sudah berkehendak siapapun tidak bisa melawannya.

Saat Sung Ah tengah memperhatikan dosennya menjelaskan, sebuah kertas kecil jatuh tepat di atas bukunya yang tengah terbuka dengan lebar. Kertas itu berasal dari Kyuhyun karena saat Sung Ah menoleh ke arahnya, Kyuhyun sedang tersenyum kecil.

‘Kencan?’

Memang hanya ada satu kata di dalam sobekan kertas kecil itu tapi satu kata itu sudah cukup untuk membuat jantung seorang Bok Sung Ah berdebar kencang. Tidak lama kemudian Sung Ah pun menggingit bibir bawahnya sambil tersenyum kecil. Suatu kebiasaan yang menandakan bahwa Sung Ah tengah menahan senyum kebahagiaannya. Kyuhyun yang melihat nya pun hanya bisa berteriak senang di dalam hati.

Sepulang kuliah Kyuhyun pun menghadang Sung Ah yang baru saja akan keluar dari kantin universitas bersama Suzy dan Ji Eun.

 

“Mwoya?”Tanya Suzy.

“Apa yang kau mau Cho Kyuhyun-ssi?”Lanjut Ji Eun.

“Aku ingin menculiknya!”Jawab Kyuhyun lalu segera menarik Sung Ah kesebelahnya.

“Yak! Apakah ada seorang penculik yang memberitahukan aksinya langsung pada korban?”

“Ada! Aku lah orangnya! Kajja!”Kyuhyun pun menarik tangan Sung Ah agar menuju ke parkiran bersamanya.

“Kita mau kemana?”Tanya Sung Ah sambil memasang save belt nya.

“Ke… Sebaiknya kau tidak tahu karena aku ingin memberi kejutan.”

“Aish dasar pabo saram! Mana ada orang yang memberitahu jika dia akan memberikan kejutan. Memangnya kejutan apa yang kau siapkan untuk si hebat Bok Sung Ah ini eoh?”

“Sesuatu yang akan mengubah hidupmu secara permanent. Dan kau tebak saja apa itu!”

“Kau akan… Ah! Anni! Anni!!”Ucap Sung Ah lalu menggeleng-gelengkan kepalanya agar tidak menyelesaikan ucapannya itu.

“Apa yang aku pikirkan? Ti… Tidak mungkin kan dia akan menikahiku tanpa pemberitahuan sama sekali? Ne, ne! Itu tidak mungkin!”Dengan sekuat tenaga Sung Ah meyakinkan dirinya. Hampir setiap hari selama 14 tahun, imajinasi mengenai pernikahan selalu berputar di kepalanya.

 

Bayangan dia akan berdiri berdampingan dengan cinta pertamanya sambil memakai gaun putih dan seikat bunga mawar putih yang indah. Setiap kali imajinasi gila itu menghampirinya, Ia selalu berusaha agar cepat-cepat menghilangkan hal itu dari dalam pikirannya karena Ia tidak ingin mengharapkan sesuatu yang belum tentu terjadi.

Apalagi jika itu adalah seorang Cho Kyuhyun, namja itu tidak pernah melakukan hal-hal romantis selama satu hari penuh. Pasti ada saja ulahnya yang membuat suasana kacau. Yah… Walaupun itu juga sama halnya dengan yang Sung Ah lakukan.

 

“Kenapa kau memejamkan matamu?”Tanya Kyuhyun ketika melihat Sung Ah menutup kedua matanya.

“Tidak apa-apa… Aku hanya tidak ingin memprediksikan kemana kita akan pergi.”Jawab Sung Ah dengan mata yang tertutup.

“Ahh benar juga! Kau kan punya sistem prediksi yang sangat tajam. Seharusnya aku menyuruhmu melakukannya dari awal.”

“Dasar pabo…”Gumam Sung Ah.

 

Lima belas menit berlalu… Kyuhyun pun menghentikan laju mobilnya di tepi sebuah danau yang cukup tenang dan juga indah tentunya. Bunga lotus bewarna merah muda dan putih bertebaran di tengah danau, sementara itu ribuan dandelion mengelilingi mereka. Saat sampai, Kyuhyun tidak segera memberitahu Sung Ah, dia lebih memilih untuk menatap wajah tunangannya itu.

Percaya atau tidak, mereka sudah bertunangan selama hampir 14 tahun. Yap! Tidak lama setelah Kyuhyun mengatakan Ia akan menikahi Sung Ah di depan kedua orang tuanya dan orang tua Sung Ah, kedua keluarga yang sangat dekat itu pun akhirnya memutuskan untuk mengikat keduanya menjadi satu dalam ikatan benang merah yang memang sudah di sediakan untuk mereka dari awal bahkan sebelum mereka lahir ke dunia.

Sebuah ide fantastik pun terlintas di kepala si Evil Kyuhyun. Senyuman khasnya muncul secara perlahan dan dengan waktu kurang dari dua detik Kyuhyun pun sudah memberikan ciuman lembut di pipi Sung Ah. Sontak hal itu pun membuat Sung Ah membuka matanya dengan sekejap saja.

 

“Yak!! Apa yang kau lakukan?!!”Protes Sung Ah tidak menerima perlakuan Kyuhyun tadi.

“Apalagi? Tentu saja poppo. Kajja!”Kyuhyun pun keluar dari mobil dan meninggalkan Sung Ah sendirian di dalam mobil.

 

Sung Ah baru sadar jika tempat itu adalah tempat dimana dulu Kyuhyun mengatakan jika dia menyukai Sung Ah untuk pertama kalinya. Memori indah yang tidak akan terlupakan oleh seorang Bok Sung Ah. Tepat di bawah pohon persik itu, Kyuhyun kecil menyimpan janji yang mereka buat bersama.

 

“Apa yang kau lakukan disana Tuan Cho?”Tanya Sung Ah saat menghampiri Kyuhyun yang tengah mengorek-orek tanah di bawah pohon persik itu.

“Aku ingin mengambilnya sekarang.”

“Maksudmu…”

“Ne, benang merah kita. Aku ingin mengambilnya sekarang.”

“Ah… Sajatta!!”Seru Kyuhyun saat melihat sebuah kotak perak yang berbalut tanah coklat.

“Apa yang akan kau lakukan dengan kalung itu?”Tanya Sung Ah saat Kyuhyun telah mengeluarkan sebuah kalung putih dari dalam kotaknya. Tiba-tiba Kyuhyun pun mendekat ke arah Sung Ah dan tidak lama kemudian memakaikan benda mengkilat itu di leher Sung Ah.

“14 tahun lalu saat aku mengatakan jika aku akan menjadikanmu istriku kau hanya diam saja. Dan sekarang kau harus menjawabnya.”Ucap Kyuhyun lalu berlutut di depan Sung Ah. Sebuah cincin yang sangat indah pun Ia keluarkan dari kantong celananya.

“Bok Sung Ah… Buah persik ku… Maukah kau menikah denganku?”Kata-kata sakral itu pun terucap dengan jelas oleh mulut Kyuhyun. Tidak lama kemudian Sung Ah pun memetik buah persik yang memang sedang bergantung rendah di dekatnya. Setelah itu Ia pun menukarkan cincin yang ada di tangan Kyuhyun dengan buah itu.

“Ne, buah persik ini bersedia menjadi milikmu.”Jawab Sung Ah lalu tersenyum manis.

 

Tiba-tiba sebuah alunan melodi indah tertangkap oleh indra pendengaran keduanya. Henry muncul sambil memainkan violin nya dengan diiringi oleh kedua orang tua Kyuhyun dan Sung Ah serta sahabat-sahabat terdekat mereka. Lagu Marry U dari Super Junior dinyanyikan dengan sangat baik oleh para member Ace Boys serta Suzy dan Ji Eun.

Pernikahan sederhana yang penuh dengan makna bagi Sung Ah dan juga Kyuhyun. Disinilah cerita mereka bermula dan di sini juga lah penantian panjang mereka berakhir. Hari ini, tepat setelah 14 tahun mereka mengungkapkan perasaan masing-masing akhirnya mereka bersatu dalam sebuah ikatan suci yang di sebut pernikahan.

peach4

The End…

Advertisements

10 thoughts on “|FF| Peach’s Love of Evil Couple # Part 2/2

  1. annyeong saengiii ^^
    ff-mu yg ini terlalu ‘cho cweet’ *maaf mendadak alay*
    mungkin karena ga ad konfliknya jd kurang greget(?)
    tapi eonni suka kok 😉
    gimana ujiannya saeng? lancar?
    jangan kayak eonni y,dr jaman sekolah sampai kuliah kerjaannya sks-an mulu
    waduh,malah jd buka aib, kkkkkk 😀

    • Gomaweo eonni~~ ^^
      beneran so sweet?? O.o
      Ini pertama kalinya ada yang bilang FF buatan aku so sweet ceritanya *plakkk

      Ujiannya baru selesai kamis nanti eon, FF ini kemaren aku jadwalin jd ke publish ny otomatis ^^
      Ini aja tau ada comment pas ngecheck email 🙂

      Gomaweo udah read+comment eon!! ^^

    • kekeke~ author seneng kalo readers bilang FF ini sweet karena pada akhirnya author berhasil buat suasana sweet 😀 😀

      Kamshamnida udah read+comment!! 😀 😀 *bow

  2. YATUHAN INI BENERAN COUPLE IU-KYU???????????!!!!!!!!!!!!! ♥♥♥♥ *okesayaterlaluseneng
    Akhirnya ketemu juga author yang mau nulis ff Kyu-IU :’)
    Aku ngefans banget sama dua-duanya min, gara-garanya sih, aku RP IU & couple ku Kyu (udah couple an 3 tahun’-‘). Tapi karna susah nyari momen & ff mereka jadi ya aku merana di kesendirian(?) deh *eh *gananya.

    MAKASIH BANYAK LOH THOR UDAH BIKIN FF IU-KYU :’D SUMPAH SAYA BAHAGIA SEKALII ♥ ♥

    Ehm ehm kembali ke topik (?)
    FFnya so sweet~~~ ♥ ^^
    Saya berani sumpah deh tadi aku sempet nangis bahagia pas Kyu ngasih cincin ke Sung Ah :’) *oke ini terlalu menghayati*

    Saya insyaallah jadi reader permanent thor 😀
    Fighting~~~! ^^ ♥

    • Aigo~ Aigo~~~ Jeongmal kamshamnida!!!!!! *author juga over bahagia* 😀 😀 😀
      Author juga ngefans berat sama mereka berdua bahkan author ngebuat nama couple buat mereka berdua, namanya IQ Couple : IU-Kyuhyun Couple Hghghghghg 😀 😀 😀

      Sekali lagi jeongmal jeongmal kamshamnida!!!!!!!!! *teriak dari atas namsan tower* 😀

      Ne, fighting!!! ^_^

  3. Huwaaaaaa mereka ini bener2 so sweet deh walopun banyak berantemnya haha..
    Tp aku masik bingung kenapa tiap kali ditanya tentang pernikahan sung ah ga mau jawab ? Apa karena takut kalo suatu saat dia ga berjodoh sama kyu..gitu ya?
    Keep writing saeng imchosun ^^

    • Kamshamnida udah read+comment! ^_^ ^_^

      Ehehe, yah begitulah, Sung Ah masih dalam tahap remaja labil sih jadi belum bisa buat keputusan sendiri. Dan pada saat dia udah kuliah akhirnya jawaban itu diberikan oleh Sung Ah 🙂 🙂

Don't be a silent reader, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s