|FF| Milky Way Love Story Part 9 – Missin’ U

Title : Milky Way Love Story Part 9 – Missin’ You
Author : Im Cho Sun (Twitter : @Author_ImChoSun / Blog : https://imchosun.wordpress.com)
Genre : Romance, Comedy, Friendship, Family, etc
Rating : PG-15
Length : Chapter ( Part 9 – 13 Pages)
Main Cast :
Cho Kyuhyun
Milk a.k.a Bok Sung Ah (OC)
Support cast :
Lee Hae Ni (OC)
Park Yong Hwa (OC)
Milk’s Eomma (OC)
Super Junior’s Members
Kim Joong Il a.k.a Milk’s manager (OC)
Disclaimer:
Annyeonghaseyo!! Joneun author Im Cho Sun imnida!!
This FF is MINE!! Say No to PLAGIARISM!!!
FF ini terinspirasi dari berbagai hal dan salah satu inspirasi terbesar saat membuat FF ini adalah imajinasi author yang membayangkan jika suatu hari nanti author debut di Korea terus ketemu sama idola-idola author termasuk si maknae evil ^_^
Sedikit ulasan mengenai part 9:
Semenjak beberapa part lalu selalu disebutkan bahwa Milk memiliki sebuah riwayat penyakit yang cukup mengkhawatirkan *sepertinya* apakah ada yang penasaran dengan penyakit Milk tersebut? Kalau ada maaf karena di part kali ini author belum mau membongkarnya 😀
So, bagi yang pengen tau kelanjutannya CHECK THIS OUT YO!!! 😀 😀
HAPPY READING!
DON’T BE A SILENT READERS PLEASE!!

part 9

***
-“Arra! Nan arra!! Aku tahu bahwa seorang namja itu ingin selalu bisa diandalkan dalam segala hal oleh yeoja-nya. Walaupun dia terlihat dingin dan sangat tidak peduli dengan apa yang terjadi pada orang-orang disekelilingnya tetapi didalam hati kecilnya dia ingin selalu membantu orang-orang tersebut. Apalagi kalau dia adalah seorang namja yang memiliki yeojachinggu pasti dia akan sangat senang jika yeojachinggu-nya tersebut meminta bantuan padanya. Menurut penilaianku ketika ada seseorang yang meminta bantuan kepada kita itu berarti orang itu telah menganggap kita bisa untuk membantunya meringankan masalah”-Milk
***

March, 12th 2012 – 09.15 A.M @ Milk’s House

Milk’s POV

 

“Ya!! Park Yong Hwa!! Kembalikan kaset gameku!!”Teriakku pada seorang namja yang sudah menjadi sahabat karibku dari pertama kali aku menginjakkan kakiku di Seoul.

“Shireo! Bukankah kau sendiri yang mengatakan kalau kau akan memberikannya padaku sebagai hadiah ulang tahun!?”Ucapnya sambil memeluk erat kaset game starcarft special edition yang baru aku beli beberapa hari lalu.

“Mwo?! Kapan aku pernah mengatakan hal yang sangat tidak mungkin itu eoh?! Cepat kembalikan! Kau tidak tahu seberapa berharganya kaset game itu bagiku!”Balasku sambil terus berusaha merebut barang milikku.

“Shireo!! Aku tidak—“Sontak saja ucapannya terhenti tat kala Hae Ni menjitak puncak kepalanya dengan sebuah sendok kayu dengan cukup kuat.

“Ya!! Park Yong Hwa… Cepat berikan benda itu atau kau mau semangkuk ramyun ini langsung aku masukkan ke perutmu tanpa melewati sesuatu yang disebut dengan tenggorokan!”Ancam Hae Ni dengan wajah yang bisa kubilang sangat menyeramkan.

“Hae Ni-ya… Aku tahu kau itu sangat terobsesi menjadi seorang dokter bedah tapi kenapa kau tega sekali menjadikan temanmu yang paling tampan ini sebagai kelinci percobaanmu eoh?”

“Kalau kau tidak mau aku membelah perut buncitmu itu kau harus segera mengembalikan kaset game itu pada Sung Ah!”

“Aish… Tapi bisakah kau turunkan dulu garpu dan sendok kayu di tanganmu itu eoh? Itu benar-benar membuatku takut!”Ucap Yong Hwa sambil bersungut-sungut.

“Cepat kembalikan!!”Bentak Hae Ni seperti seorang guru yang sedang menghukum muridnya.

“Ne Eomma…”Balas Yong Hwa lalu segera memberikan kembali kaset game itu padaku.

“YA!!! Mworaguyo?!!!”Kekeke~ Aigo Yong Hwa-ya~ Namja ini tidak pernah kapok memanggil Hae Ni dengan sebutan Eomma walaupun pada akhirnya dia akan mendapatkan suatu tindak kekerasan dari Hae Ni.

“Anak-anak…. Eomma membawakan kalian cemilan! Omo!! Apa yang kalian lakukan eoh?! Hae Ni-ya! Apakah kau berusaha menyiksa Yong Hwa lagi!? Yong Hwa-ya~ Sebagai seorang laki-laki seharusnya kau melakukan perlawanan! Dan, Sung Ah-ya! Kenapa kau selalu menjadi penonton saja setiap kali mereka bertengkar? Aigo~ Kalian ini…”Ucap Eomma yang baru saja masuk ke kamarku.

“Tapi Anjumma, aku hanya menolong Sung Ah!”

“Anniyo… Aku hanya mengambil apa yang sudah menjadi hak-ku!”Balas Yong Hwa membantah.

“Ya! Kau mau memulai perang dunia ke tiga eoh?!”Ucap Hae Ni sambil menggulung lengan bajunya. Mereka benar-benar seperti anak kecil!

“Eomma lihatkan siapa yang paling dewasa di antara kami?”Ujarku sambil memegang daguku dengan penuh kepercaya dirian.

“Ya! Bok Sung Ah! Kau mau mati eoh?!”Seru kedua sahabatku itu berbarengan. Aku pun hanya bisa tertawa saja melihat reaksi mereka.

 

March, 15th 2012 – 20.45 P.M @ Music Bank Back Stage

Kyuhyun’s POV

 

To : Susu Pabo

Neo eodiya? Bukankah hari ini kau akan tampil di Music Bank?

 

Hmm, sejak kencan waktu itu sampai sekarang aku belum bertemu dengan yeoja itu lagi. Walaupun kami bertemu… Paling hanya beberapa menit karena berselisih jalan. Setelah menyapa semua hyungdeul dan mengucapkan beberapa kalimat padaku dia akan langsung pergi karena ada schedule. Aish~ Kenapa juga lagu natal kami kemarin tidak diadakan promosi?
Saat aku sedang asik menggerutu di dalam hati ponsel yang sedari tadi sudah ada di genggaman tanganku bergetar menandakan ada sebuah pesan masuk. Dan tanpa perlu menganalisis lebih jauh aku sudah mengetahui siapa pengirim sms itu.

 

From : Susu Pabo

Aku ada dimana pun kau mau! Kekeke~

Mwo? Darimana kau tahu kalau hari ini aku perform di Music Bank? Apakah kau adalah salah satu member fancafe ku? Kekeke…
Sekarang aku baru saja sampai di gedung KBS. Apakah kau sedang menungguku Tuan Cho?

 

“Aish… Yeoja ini benar-benar overdosis oleh obat pembangkit kepercaya dirian!”Ucapku dalam hati lalu tersenyum tipis. Dengan segera aku pun mengirimkan balasan pesan untuknya.

 

To : Susu Pabo

Cih~ Kau percaya diri sekali buah persik!

Aku tidak peduli kau mau bicara apa, yang jelas setelah perform temui aku eoh?

 

“And… Send!”Gumamku sambil menekan tombol send di layar ponsel androidku ini. Tidak sampai satu menit yeoja itu sudah membalasnya. Aigo~ Cepat sekali dia mengetiknya.

 

From : Susu Pabo
Putar badanmu 180 derajat!

 

“Mwo?”Gumamku bingung dengan balasan yang menurutku sangat tidak berkaitan dengan pesan yang aku kirimkan tadi. Dengan perlahan aku pun membalikkan tubuhku 180 derajat sesuai dengan perintahnya. Dan…

“Sepertinya ada yang merindukanku?” Ujar seorang yeoja mungil yang baru memasuki ruangan ini sambil melambai-lambaikan ponselnya di depan wajahku.

“Neo…”Gumamku sedikit terkejut.

“Ya~ Tadi kan aku mengatakan setelah perform kenapa kau langsung menemuiku sekarang? Ahh~ Aku tahu! Kau pasti sangat merindukanku sampai-sampai tidak bisa menahannya lagi lalu langsung kesini. Benarkan?”Ucapku dengan penuh kepercaya dirian dan sukses membuat yeoja yang sedang berdiri di depanku ini menginjak punggung kakiku.

“Ya! Apha! Kau kemanakan matamu itu eoh?!”

“Seharusnya aku yang mengatakan hal itu padamu Tuan Cho! Kau kemanakan matamu itu sampai-sampai tidak melihat jika namaku juga tertulis di pintu ruangan ini? Jadi berhentilah menunjukkan sisi narsismu, arasseo?! Minggir! Aku juga harus bersiap-siap!”Ucapnya sambil mendorong tubuhku menjauh dari depan kaca rias.

“Mwo? Hyungdeul! Kenapa kalian tidak memberitahuku kalau kita satu ruangan make up dengannya?!”Protesku pada semua member Super Junior yang ada diruangan ini.

“Kau benar-benar tidak tahu atau pura-pura tidak tahu? Bukankah dari tadi kami terus membicarakan Milk? Ckckck sepertinya kau harus segera memeriksakan telinga dan matamu itu Kyu-ah! Hahaha”Celeteuk Eunhyuk yang membuatku ingin melemparkan semua alat make up yang ada di depanku ke wajahnya. Dasar monyet ini!

“Nah, Ryeowook-ssi riasanmu sudah selesai. Sekarang giliranmu Kyuhyun-ssi!”Ucap penata rias itu padaku. Hmm… Sudahlah Kyuhyun-ah! Kau harus tetap terlihat cool di depan yeoja susu ini! Dengan segera aku pun langsung duduk di depan meja rias di sebelah Sung Ah yang sedari tadi sudah mulai di make up oleh penata riasnya.

 

Author’s POV

 

“Ya~ Kapan kau akan menggunakan tiket itu?”Tanya Milk memulai obrolan dengan Kyuhyun.
“Mungkin april… Eotteyo?”

“April? Hmm, Oppa! Apakah aku sudah memiliki jadwal di bulan april?”Ucap Milk bertanya pada managernya mengenai schedule yang akan di jalaninya bulan april nanti.

“April nanti kau ada pemotretan untuk CF restoran ayam goreng, perform di beberapa tempat, syuting CF dan juga kau ada acara fanmeeting untuk—“Belum sempat Joong Il menyelesaikan kalimatnya Milk pun langsung memotong ucapan managernya itu.

“Ahh… Arasseo~ Arasseo~ Bisakah aku melihat kalender schedule ku?”

“Tentu saja! Ini…”Balas Joong Il sambil memberikan sebuah note book yang tidak terlalu besar pada Milk.

“Hmm… Pemotretan tanggal 18 april, syuting CF tanggal 20, perform tanggal 17, 22, dan 25. Ahh aku juga punya fansign tanggal 28 di Busan. Hmm, geurigo fanmeeting tanggal 10 april… Oppa bisa tidak fanmeetingnya diundur menjadi tanggal 15 saja?”Tanya Milk pada managernya. Kyuhyun yang sedari tadi duduk di samping Milk pun hanya diam saja melihat bagaimana yeojachinggu-nya itu mengatur jadwal agar bisa berlibur bersamanya.

“Mwo? Waeyo?! Kenapa tiba-tiba?!”Protes manager Milk terkejut karena Milk tiba-tiba ingin mengubah jadwalnya.

“Ayolah Oppa~ Ne? Ne? Ne? Setidaknya kau juga harus memberikan hadiah padaku yang sudah bekerja keras ini….”Ucap Milk sambil memberikan aegyo terbaiknya.

“Aish… Baiklah akan aku bicarakan dengan agency. Lagi pula apa yang akan kau lakukan eoh?!”

“Aku akan ke Jerman!”Jawab Milk singkat sambil memberikan eye smile andalannya.

“Jerman? Bukankah—“

“Anni… Anni… Aku akan liburan disana! Hehehe. Oppa kemarilah sebentar…”Ucap Milk menyuruh managernya itu mendekat.

“Aku akan liburan di Jerman bersama Kyuhyun. Hanya berdua…”

“Mwo?!! Neo micheosso?!!”Teriak manager Milk kaget.

“Ya!! Oppa!! Bisakah sehari saja dalam hidupmu tidak berteriak di depan telingaku eoh?! Aigo~ Aku rasa aku harus segera pergi ke dokter THT sekarang…”Ucap Milk sambil mengusap-usap telinganya.

“Apa kau yakin eoh!?”Tanya managernya sekali lagi.

“Sebenarnya aku ingin mengajak Hae Ni dan Yong Hwa juga tapi sayangnya mereka tidak tahu apa-apa mengenai hubungan kami… Kalau mengajak Eomma aku khawatir nanti dia akan kesepian karena waktuku terbagi menjadi dua.”

“Tapi… Aish! Maldo andwae! Kau tidak boleh melakukannya! Memangnya siapa yang akan menjamin kalau tidak akan terjadi apa-apa padamu nanti eoh? Selain karena kalian itu statusnya belum menikah Oppa juga khawatir dengan penya—“Ucapan manager Milk langsung terhenti ketika Milk mencubit pelan lengan managernya itu karena takut Kyuhyun tahu kalau Milk tengah mengidap suatu penyakit.

“Hmm… Arasseo… Aku akan memikirkannya lagi…”Ucap Milk sambil memasang wajah kecewanya.

“Kyuhyun-ah… Nanti aku akan menghubungimu lagi saja. Aku belum bisa mencari waktu yang tepat. Ok?”Tanya Milk pada Kyuhyun yang sedang di rias.

“Arasseo…”Jawab Kyuhyun singkat sambil menghembuskan nafasnya berat.

“Waeyo? Apakah kau kecewa? Hmm… Aku akan memberitahu sebuah hal yang menarik padamu. Apakah kau mau?”

“Hmm? Apa?”Tanya Kyuhyun yang terpancing rasa penasarannya.

“Sebenarnya dari awal debutku aku sudah melakukan sebuah perjanjiann dengan Joong Il Oppa juga agency-ku… Perjanjiannya adalah aku hanya akan memulai aktifitasku mulai pukul sepuluh pagi sampai jam sepuluh malam setiap harinya. Tidak peduli sebanyak apapun jadwal yang akan aku jalani, aku akan keluar dari rumah jam 10 pagi dan harus sampai di rumah kembali jam 10 malam. Bukankah itu hal yang menarik Tuan Cho?”Ucap Sung Ah sambil memberikan seulas senyum penuh makna pada Kyuhyun.

“Hmm… Apakah kau mengundangku ke rumahmu?”

“Tidak secara langsung, tapi aku akan menunggunya… Hehehe….”Balas Milk lalu tertawa pelan.

“Sepertinya kau tidak bisa berpisah dari ku terlalu lama eoh? Baiklah jika aku ada waktu aku akan datang kerumahmu sambil membawa sekotak penuh cokelat yang sangat lezat!”

“Woah~ Akhirnya kau menunjukkan sisi baikmu terhadapku! Terima Ka—“

“Siapa yang mengatakan jika cokelat itu untukmu eoh?! Aku akan memberikannya pada Ommonim tercinta… Hahahaha”Ucap Kyuhyun dan sukses membuat emosi Milk naik lagi.

“Ya!! Neo!!”

 

March, 18th 2012 – 08.47 P.M – @ Milk’s House

Milk’s POV

 

Omongan Joong Il Oppa beberapa hari lalu memang benar, hubunganku dengan Kyuhyun hanyalah sebatas sepasang kekasih saja, bagaimana jika tiba-tiba dia masuk ke kamar hotelku dan menyerangku?! Aigo! Maldo andwae!!!! Dan juga bagaimana kalau tiba-tiba penyakitku kambuh lalu aku pingsan didepan Kyuhyun yang jelas-jelas tidak mengetahui apa-apa menganai penyakitku? Hahhh… Eotteokkeh??

Apakah aku harus menceritakan hal yang sebenarnya pada Hae Ni? Apakah aku harus benar-benar memberitahunya mengenai hubunganku dengan Kyuhyun? Hahh… Selain dengan dia aku akan liburan dengan siapa lagi?? Aish! Nan micheo!

 

“Hae Ni-ya…”Panggilku dengan sedikit ragu padanya. Saat ini Hae Ni sedang duduk di sofa kamarku sambil membaca salah satu komik dengan berkonsentrasi penuh. Hmm… Apa yang akan terjadi jika aku menceritakan hal itu?

“Waeyo?”Tanyanya singkat sambil tetap fokus membaca komik Detective Conan favoritenya.

“Aku ingin memberitahumu sesuatu…”

“Apa itu? Apakah kau mendapatkan nomor telepon artis lagi eoh? Kali ini siapa?”Ucapnya asal tebak. Aish dia ini! Apakah dia benar-benar tidak menyadari kalau sekarang aku sedang sangat gugup eoh?

“Aish… Bukan itu! Aku ingin memberitahumu kalau sekarang aku sudah memiliki seorang namjachinggu…”

“M-MWO?!!!! NAMJACHINGGU?!!!! NUGUYA?!!!! KENAPA KAU TIDAK MEMBERITAHUKU!!!!! SUNG AH-YA!!!!! PALLI MARHAEBWA!!!!!!!”Teriaknya sambil melemparkan buku komik yang dibacanya tadi lalu mengguncang bahuku dengan sekuat tenaga. Eomma!! Tolong aku!!!

 

Plaakk Plaakkk!!!

 

“Aish… Apa yang baru saja kau pikirkan Bok Sung Ah?”Gumamku sambil berusaha menghapus imajinasi gila yang muncul saat aku sedang memikirkan hal apa yang akan terjadi jika Hae Ni sampai tahu kalau aku adalah yeojachinggu dari salah satu member Super Junior, Cho Kyuhyun. Setelah beberapa detik mengumpulkan keberanian yang tak kunjung selesai aku pun nekat memberitahunya mengenai hubunganku dengan Kyuhyun. Apapun yang terjadi aku harus memberitahunya!

“Hae Ni-ya….”Panggilku pelan pada Hae Ni yang masih setia duduk di atas sofa bewarna peach di sampingku.

“Ne?”Balasnya singkat. Hahh… Ayolah, ini tidak akan sama dengan imajinasiku tadi kan?!

“Aku ingin memberitahukan sesuatu padamu…”Ucapku dengan sekuat tenaga.

“Katakanlah…”Ujarnya sambil tetap fokus membaca komik Detective Conan yang sengaja aku belikan untuknya.

“I… Itu… Sebenarnya aku sudah mempunyai seorang namjachinggu…”Jawabku sambil menutup kedua mataku karena takut melihat reaksi apa yang akan terjadi padanya.

“Ohh… Baguslah kalau begitu. Akhirnya kau bisa mempunyai seorang namjachinggu juga…”Jawabnya tanpa melirikku sedikitpun. Mwo? Sebenarnya apa yang terjadi?

“Ne? Kenapa reaksimu seperti itu? Apakah kau sudah tahu kalau aku mempunyai seorang namjachinggu?”Tanyaku heran. Ini benar-benar aneh!

“Tentu saja aku sudah tahu. Kau berpacaran dengan Cho Kyuhyun Super Junior itu kan?”Ujarnya dan suskes membuat detak jantungku berhenti seketika.

“Da… Dari mana kau tahu?”Tanyaku heran dengan hal yang baru saja dikatakannya. Dengan perlahan dia menaruh buku komik yang sedari tadi dibacanya dan duduk menghadapku sambil menyunggingkan salah satu ujung bibirnya.

“Waktu itu aku bertanya pada Eomma-mu. Kau pikir saja sendiri betapa bingungnya aku melihat tingkahmu beberapa waktu yang lalu. Tiba-tiba kau di follow oleh semua member Super Junior dan beberapa kali juga berbalasan mention dengan mereka. Ditambah lagi sekarang ringtone handphonemu yang dulunya adalah lagu IU, yang notabenenya adalah your biggest idol, sekarang sudah berubah menjadi lagu ‘Listen… To You’-nya Kyuhyun. Selain itu kau ini pabo atau apa eoh? Sudah berapa ratus kali aku mengatakan padamu untuk membuat password atau PIN di ponselmu tapi kau masih saja tidak melakukan hal itu. Dan hasilnya? Aku bisa membaca semua pesan yang ada di dalam ponselmu itu dari A sampai Z! Termasuk pesan yang dikirimkan oleh Cho Kyuhyun, namjachinggu-mu itu. Dan karena Eomma-mu kasihan melihatku yang sudah hampir mati penasaran dia pun akhirnya menceritakan semuanya padaku. Tapi ngomong-ngomong kau ini jahat sekali padaku! Kenapa kau baru memberitahuku sekarang eoh?”

“Aku hanya tidak ingin orang-orang tahu terlalu cepat. Ini saja masih terlalu cepat bagiku. Nah karena kau sudah tahu mengenai hubungan kami, aku ingin kau ikut denganku pergi ke Jerman!”

“Mwo? Jerman? Bukankah kemarin kau sudah kesana?”Ucapnya terkejut.

“Ne, ne… Arra… Tapi kali ini tujuanku berbeda! Aku pergi kesana karena ingin berlibur, jadi tolong jaga dongsaeng-mu yang paling cantik ini, eonni!!”Ucapku sambil menundukkan badan sembilan puluh derajat. Kenapa aku memanggilnya eonni? Itu karena usianya lebih tua enam bulan dariku.

“Mwo? Lupakan saja!! Aku tidak mau!”Tolaknya mentah-mentah dan sukses membuat ekspresiku berubah seketika.

 

Author’s POV

 

“Waeyo?!!!”Tanya Milk sambil menunjukkan raut wajah yang penuh dengan kekecewaan.

“Aigo Sung Ah-ya… Bukankah kau sudah tahu dengan pasti bagaimana kondisi kesehatanmu itu eoh? Bagaimana jika nanti terjadi sesuatu yang tidak diinginkan saat kita berada disana? Dan lagi, hanya kita berdua? Jujur saja aku tidak akan sanggup merawatmu seorang diri Sung Ah-ya!”Tolak Hae Ni mentah-mentah.

“Anniyo… Kita tidak hanya berdua! Kyuhyun juga akan ikut dengan kita dan aku berencana mengajak Yong Hwa juga nanti. Hmm, walaupun aku terpaksa memberitahu Yong Hwa mengenai hubunganku dengan Kyuhyun tapi aku tidak ingin kau kesepian di Jerman nanti. Eotteyo?”Ujar Milk sambil memberikan wajah aegyo terbaiknya.

“Mwo? Kyuhyun juga? Aigo~ Lalu bagaimana dengan Eomma-mu?!”

“Aku sudah memberitahunya jauh-jauh hari dan dia mengatakan kalau aku boleh pergi ke sana. Dan ketika aku menawarinya untuk ikut liburan dia langsung menolaknya. Saat aku tanya apa alasannya dia menjawab kalau dia sudah ada janji liburan juga bersama teman-temannya di Jeju….”Jawab Milk sambil memasang wajah polosnya yang benar-benar membuat Hae Ni tidak tahan lagi.

“Aigo~ Jangan pernah memperlihatkan wajah itu lagi padaku! Arasseo~ Arasseo! Kapan kita akan pergi eoh?”

“Hmm… Bagaimana dengan tanggal 6 april nanti? Dan kita akan berada di Jerman selama 4 hari… Eotte?”

“Tanggal 6? Berarti kita akan sampai disana tanggal 7 dan pulang tanggal 11 april… Ya~ Berarti Eomma-mu tidak bisa ikut memeriahkan pesta ulang tahunmu?”

“Mau bagaimana lagi? Jadwalku berakhir tanggal 5 dan akan dimulai lagi tanggal 15 April…”

“Ya sudah kita akan melakukan pesta ulang tahunmu saat sudah kembali ke Korea saja!”

“Ne, ne… Itu ide yang bagus! Ah iya Hae Ni-ya… Aku minta padamu jangan pernah menyinggung sedikit pun mengani penyakitku saat berada di dekat Kyuhyun. Arraseo?”Ujar Milk.

“Hmm… Arasseo… Lagi pula aku percaya kalau sebentar lagi kau pasti akan sembuh! Jadi jangan terlalu mengkhawatirkan penyakitmu itu eoh?”Ucap Hae Ni menyemangati sahabatnya itu.

“Ne… Aku juga berharap begitu. Dan juga kau tidak usah memberitahu Kyuhyun kalau aku sebentar lagi ulang tahun. Aku tidak ingin merepotkannya. Ok?”

“Sung Ah-ya… Asalkan kau tahu saja, seorang namja itu sebenarnya lebih suka dimintai pertolongan dari pada tidak bisa melakukan hal-hal berguna untuk orang yang dicintainya. Apakah kau mengerti hal itu?”Tanya Hae Ni sambil menatap Milk penuh arti.

“Bukankah itu kutipan dari sebuah komik?!”Celetuk Milk dan sukses membuat sebuah jitakan mendarat mulus di kepalanya.

“Ya! Aku sedang serius pabo!”

“Aish… Arra! Nan arra!! Aku tahu bahwa seorang namja itu ingin selalu bisa diandalkan dalam segala hal oleh yeoja-nya. Walaupun dia terlihat dingin dan sangat tidak peduli dengan apa yang terjadi pada orang-orang disekelilingnya tetapi didalam hati kecilnya dia ingin selalu membantu orang-orang tersebut. Apalagi kalau dia adalah seorang namja yang memiliki yeojachinggu pasti dia akan sangat senang jika yeojachinggu-nya tersebut meminta bantuan padanya. Menurut penilaianku ketika ada seseorang yang meminta bantuan kepada kita itu berarti orang itu telah menganggap kita bisa untuk membantunya meringankan masalah.”

“Jika memang itulah definisi yang ada di dalam otakmu itu berarti kau telah menganggap bahwa Kyuhyun itu adalah orang yang tidak bisa diandalkan Sung Ah-ya…”

“Anni… Aku bukannya tidak mengakui kalau Kyuhyun itu tidak bisa diandalkan, malah aku berpikir kalau dia itu adalah seorang namja yang akan melakukan semua hal dengan sangat baik. Apalagi dalam membantu seseorang. Walaupun pada awalnya dia akan mengeluh tetapi sebenarnya di dalam hatinya dia tulus memberikan pertolongan pada orang tersebut.”

“Lalu kenapa kau masih tidak mau memberti tahunya mengenai penyakitmu eoh?!”

“Hmm, ne, ne, tapi yang menjadi permasalahannya sekarang adalah di dalam diriku itu seperti sudah tertanam sebuah jiwa kemandirian yang sangat kuat. Kau tahu kan bagaimana masa kecilku yang lebih banyak aku lewati sendirian karena Eomma sibuk bekerja? Entah kenapa tubuh dan pikiranku seolah telah terprogram untuk memecahkan masalah sendiri tanpa meminta pertolongan orang lain. Jika menurutku aku bisa melakukannya sendiri aku pasti tidak akan meminta pertolongan kepada siapapun sampai masalah itu terselesaikan. Dan ketika aku telah menganggap jika masalah itu sudah menemui jalan buntu, barulah aku akan meminta pertolongan dari orang-orang disekitarku.”

“Sung Ah-ya…”Gumam Hae Ni yang sudah hampir menetes air matanya ketika mengenang bagaimana kehidupan masa kecil yang di lewati oleh sahabat karibnya itu.

“Hahh… Aku tidak mau memberitahukan penyakitku padanya karena aku tidak ingin membuatnya khawatir. Lagi pula setelah aku selesai menjalani operasiku yang kedua nanti dan dokter telah menyatakan kalau aku sudah sembuh total barulah aku akan memberitahukannya. Menurutmu apakah aku adalah seorang gadis yang buruk karena telah menyimpan hal sebesar itu dari namjachinggu-ku sendiri?”Tanya Milk denga perasaan yang penuh rasa bersalah.

“Hmm… Anniyo Sung Ah-ya… Kau bukanlah seorang gadis yang buruk. Justru sebaliknya kau itu adalah seorang yeoja paling baik yang pernah aku temui. Tidak pernah mau merepotkan orang lain walaupun dirimu sendiri akan menderita karenanya. Kalau saja dulu kau mau menceritakan pada kami tentang penyakitmu, mungkin saja aku dan Minhyuk tidak harus melarikanmu ke rumah sakit waktu itu.”Ucap Hae Ni sambil mengenang sebuah kejadian yang tidak akan pernah terlupakan seumur hidupnya.

“Ne… Waktu itu saat kita sedang bermain di dekat kolam pemancingan milik Appa Minhyuk, tiba-tiba aku mimisan dan langsung pingsan didepan kalian. Mianhae karena aku tidak bisa memberitahukan tentang penyakitku secara langsung waktu itu dan kalian malah mengetahuinya dari dokter yang memeriksaku. Jeongmal mianhaeyo, aku benar-benar tidak bermaksud seperti itu…”

“Arasseo… Kau sudah ribuan kali mengucapkan maaf atas masalah itu. Jadi mulai sekarang kau harus berusaha untuk bisa meminta pertolongan dari orang lain eoh?”Ujar Hae Ni sambil meyakinkan Milk.

“Tapi…”

“Jika saatnya harus minta tolong, kamu harus minta tolong! Arratji?”

“Hmm, baiklah aku akan mencobanya…”Balas Milk sambil memikirkannya lebih dalam. Tiba-tiba ponsel Milk yang berada di kantong celananya pun berdering menyanyikan lagu Sunflower dari Super Junior.

 

hwiparam bulmyo hana dul set (gorogane) nan oneuldo geunyol yoksim ne
sarojamneun bop ajik moreujiman (Yeah) nalmada geunyol hyanghan ne mam jonhari
nan geunyoye gyote pin hebaragi (hebaragi x2)

 

“Yeoboseyo?”Ucap Milk setelah menekan tombol answer di layar ponsel putihnya.

“Sekarang sudah jam 9.30… Apakah kau sudah menginjakkan kakimu dirumah?”Balas seseorang di seberang sambungan telepon Milk.

“Ne… Bahkan kakiku sudah menyentuh lantai rumahku sejak dua jam yang lalu. Waeyo?”

“Jeongmalyeo? Kalau begitu cepat temui aku diluar…”Balas orang itu dan sukses membuat Milk membulatkan kedua bola matanya.

“Mwo? Kau ada di depan rumahku? Ya! Bagaimana kalau ada orang yang mengenalimu ahjusshi pabo!!”

“Aish yeoja ini! Kau tidak berhak memanggilku pabo arasseo?! Memangnya siapa dulu yang tidak membawa perlengkapan menyamarnya saat akan pergi ke taman hiburan eoh?!”

“Tidak usah mengungkit-ungkit itu lagi Tuan Cho!”

“Sudahlah yang jelas sekarang kau harus cepat menemuiku atau semangkuk besar ice cream yang sangat enak ini akan segera habis kumakan!”

“Mwo?! Ice Cream?!!! Ya!! Ya!! Kau jangan bergerak dari tempatmu eoh?! Dan jangan sentuh kotak ice cream itu sebelum aku datang!!”Seru Milk lalu segera mengambil jaketnya tapi sebelum Milk keluar dari kamarnya, Hae Ni langsung menahan lengan Milk yang berlapiskan jaket cukup tebal.

“Pakai ini dulu buah persik!!”Ujar Hae Ni sambil memakaikan sebuah topi hitam di kepala Milk.

“Abatta!! Gomaweo Hae Ni-ya… Aku keluar dulu eoh?! Ada semangkuk besar ice cream yang menungguku!”Ucap Milk lalu segera keluar dari kamarnya.

“Cih… Dia mau makan ice cream atau ingin menemui orang yang membawa ice cream itu eoh?”Gumam Hae Ni sambil tersenyum geli melihat tingkah chinggu-nya yang baru pertama kali pacaran itu.

TO BE CONTINUED…

Advertisements

10 thoughts on “|FF| Milky Way Love Story Part 9 – Missin’ U

  1. Saengi,sung ah sebenernya sakit apa?
    apa eonni aj yg g teliti baca’a jd blom tau?
    kyuhyun kapan tau’a klo sung ah sakit?
    aduh mian y,eonni kebanyakan nanya
    abis penasaran sih, kkkkk 🙂

  2. Aduh, milk overdosis eskrim nih, bagi” dong wkwk 😀
    Penyakitnya milk itu tumor? Ato apsih eon… sumpah penasaran bngt..

  3. seorang namja itu sebenarnya lebih suka dimintai pertolongan dari pada tidak bisa melakukan hal-hal berguna untuk orang yang dicintainya. Apakah kau mengerti hal itu?”Tanya Hae Ni sambil menatap Milk penuh arti.

    “Bukankah itu kutipan dari sebuah komik? hahah coba dibayangin mukanya pasti polos banget wkwkwk

Don't be a silent reader, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s