|FF| You’re an Alien! Part 11 – Sorry

Title : You’re an Alien! Part 11 – Sorry…
Author : Im Cho Sun
Genre : Romance, Comedy, Friendship, Sad (?), Family
Length : Chapter/Series
Rating : PG-15

Main Cast :
Cho Kyuhyun
Bok Sung Ah (OC)

Support Cast :
Bok Sung Hye (OC)
Bok Sung Hwa (OC)
Lee Jung Ae (OC)
Bok Changmin (OC)
Kim Joo Won (OC)
Kim Ra Im (OC)

Disclaimer :
This FF is MINE! MINE! MINE!!

Kyaa!! Part 11 selesai!! Kyaa! Kyaa!! *lompat-lompat gaje*

Part ini agak sedih gimanaa gitu bagi author soalnya pas buatnya tadi author sampe nangis *hiks* Tapi itu bagi author yah, kalo readerdeul sih, author nggak tau bakalan dapet feel atau nggak soalnya part ini kayaknya rada ngejelimet deh kata-katanya. *plakk* Dan di part ini juga lah kalian akan mengetahui bagaimana masa lalu Sung Ah. 😀

Semoga kalian pada suka sama FF yang semakin gaje membahan ini Hghghghg. Happy Reading readerdeul!! ^_^ KAMSHAMNIDA!!

NB : Part kali ini terinspirasi dari anime Sket Dance, drama Secret Garden dan drama I Hear Your Voice

 

Part 11

*******

“Mianhae… Jeongmal mianhaeyo… Walaupun kita tidak bisa bersama lagi tapi seumur hidupku aku tidak akan pernah melupakanmu… Jadi bisakah kau menjadi seorang putri duyung untukku?” – Bok Sung Ah

“Jika kau bahagia, aku akan menjadi seorang putri duyung untukmu dan perlahan-lahan menghilang dari hadapanmu seperti buih dilautan.” – Cho Kyuhyun

*******

 

April, 3rd 2014 – 12.51 PM

At Lee Jeong Sook House

Author’s POV

 

“Kau… Bukan anak kandung Eomma dan Appa…”Ujar Sung Hye dan berhasil membuat tubuh Sung Ah membeku seketika.

“M-Mwuraguyo?! Eonni, itu tidak benar kan?”

“Wae? Apakah kau mengira aku telah menipumu? Yah~ Kalau aku mau, aku memang bisa menceritakan hal palsu yang lebih mengagetkan dari ini. Tapi untunglah aku tidak perlu susah-susah untuk mengarangnya karena ini adalah cerita yang sesungguhnya. Kalau kau tidak percaya kau bisa menanyakan hal ini langsung pada Eomma dan Harabeoji. Aku yakin reaksi mereka adalah terkejut dan bertanya ‘Apakah Sung Hye yang mengatakan hal itu padamu?’. Coba kau pikirkan saja sendiri, jika kau memang benar-benar memiliki ikatan darah dengan kami, Eomma dan Kakek pasti tidak akan memberikan tanggapan seperti itu, melainkan ‘Itu konyol! Siapa yang berani mengatakan hal aneh itu padamu? Eomma dan Harabeoji pasti akan menghukumnya!’.”

“Lalu… Siapa aku?”

“Apakah kau benar-benar ingin tau? Kalau begitu ayo kita ke teras belakang dan membicarakan hal ini sampai puas.”Ucap Sung Hye lalu berjalan meninggalkan Sung Ah yang masih berdiri mematung dihalaman depan rumah kakeknya itu. Karena rasa penasaran mengenai siapa sebenarnya dirinya, Sung Ah pun akhirnya mengikuti langkah kaki Eonni nya itu lalu duduk didekatnya.

“Walaupun umurku baru menginjak tiga tahun waktu itu, tapi aku bisa mengingat dengan sangat jelas apa yang terjadi dihari kelahiranmu. Eommaku dan Eommamu adalah teman yang sangat akrab. Bahkan kalau bisa dibilang kedekatan mereka itu melebihi saudara. Saat itu aku, Eomma, dan Sung Hwa Oppa mengunjungi rumahmu yang ada di daerah Gyeonggu. Apakah kakek pernah mengatakan kalau di Gyeonggu ada sebuah rumah yang dibuat khusus untukmu? Sebenarnya itu adalah rumah orang tuamu. Aku juga tidak tau kenapa kau bisa membuat rumah idaman yang sama persis seperti rumah itu… Saat itu Appamu sedang ada urusan di luar dan usia kandungan Eomma-mu telah menginjak sembilan bulan waktu itu.”

“Saat aku sedang asik bermain di halaman belakang, tiba-tiba Eomma langsung berteriak memanggil kami. Tanpa berpikir panjang lagi kami pun langsung masuk kedalam rumah dan mendapati ibumu sedang kesakitan karena sebentar lagi akan melahirkan…”

 

Flashback

April, 10th 1990

At Gyeonggu…

 

“Sung Hwa-ya! Cepat ambilkan ponsel Eomma!”Teriak Nyonya Lee Jung Ae menyuruh anak tertuanya. Dengan segera, anak sulungnya itu pun segera melangkahkan kaki pendeknya menuju ke sebuah meja yang ada tas coklat disana.

“Eomma, ini ponselnya…”

“Gomaweo… Aish! Kenapa dikondisi seperti ini namja itu tidak ada eoh?! Ra im-ah! Bertahanlah!”Seru Eomma Sung Hwa sambil mencari-cari kontak nama ‘Kim Joo Won’ di ponselnya.

“Yeoboseyo?! Joo Won-ah! Dimana kau sekarang?!”Tanya Jung Ae saat ada panggilannya telah diterima.

“Naega? Aku sedang ada di toko game sekarang…”

“Toko game?! Ya! Dasar namja pabo!! Ra Im kesakitan! Dia sedang sangat kesakitan sekarang!!”

“Mwo?!”

“Aku akan mengantarkannya ke rumah sakit, jadi cepatlah kesini pabo!!”Ujar Jung Ae lalu menutup sambungan teleponnya.

“Sung Hwa-ya, cepat ajak adikmu masuk ke dalam mobil! Ra Im-ah… Bertahanlah!!”

“Oppa, ada apa dengan Ra Im anjumma?”Tanya Sung Hye saat telah berada didalam mobil bersama Sung Hwa.

“Ra Im anjumma akan melahirkan seorang adik bayi…”

“Ah, jeongmalyo? Jadi kita akan mendapatkan teman baru?”Tanya Sung Hye dengan senyum yang sumringah.

“Anni, tapi saudara baru! Saat anak Ra Im anjumma lahir, kita akan menganggapnya sebagai saudara kita sendiri. Setuju?”Tanya Sung Hwa sambil mengulurkan jari kelingkingnya dan dibalas dengan sebuah pautan singkat oleh adik perempuannya itu.

“Ne, aku setuju! Lagi pula anak Ra Im anjumma pasti akan sangat cantik seperti aku. Benarkan anjumma? Hehehe”Tanya Sung Hye sambil tersenyum lebar ke arah sahabat Eommanya itu.

“Ne, dia pasti akan menjadi anak yang cantik sepertimu…”Ucap Ra Im yang masih sempat membalas pertanyaan dari Sung Hye.

“Jung Ae-ya, tidak usah terburu-buru begitu.”

“Ja-Jangan bicara padaku! Sekarang aku sedang sangat gugup! Kemampuan mengemudiku bahkan akan semakin buruk ketika ada orang yang mengajakku berbicara!”Balas Jung Ae sambil mengemudi dengan sangat hati-hati dijalan raya.

“Arrgh! Kenapa ada banyak sekali mobil yang terparkir dijalan eoh?”

“Joo Won-ah… Akhirnya dia akan lahir dan kau akan menjadi seorang Appa…”Gumam Ra Im sambil mengelus perutnya yang sudah membesar itu. Tapi tidak lama kemudian…

 

BRAAKKK!!!!

 

“Apa itu?! Apakah telah terjadi kecelakaan??”Seru orang-orang disekitar jalan itu ketika melihat mobil putih yang ditumpangi Ra Im ditabrak oleh sebuah mobil hitam. Dengan segera pengemudi mobil hitam itu pun langsung keluar dan mengecek keadaan orang-orang yang berada di dalam mobil Jung Ae.

“Ya! Apakah anda baik-baik saja?!”Teriak orang itu untuk menyadarkan Jung Ae. Dan tidak beberapa lama kemudian tubuh Jung Ae pun bergerak.

“A-Aku… Tidak apa-apa… Ra Im!!”Seru Jung Ae saat mengingat Ra Im yang ada di kursi belakang.

“Agasshi!! Apakah kau baik-baik saja?!”Tanya pengemudi itu sambil memeriksa keadaan Ra Im yang tidak sadarkan diri.

“Anjumma… Gwenchana?!”Tanya Sung Hye sambil menggoyang-goyangkan tangan kiri Ra Im yang ada disebelahnya.

“Ra Im anjumma, bangunlah!!”Lanjut Sung Hwa lalu membantu Sung Hye untuk menyadarkan seorang wanita yang telah mereka anggap sebagai bibi mereka sendiri itu.

“Kita harus segera membawanya ke rumah sakit! Cepat telepon ambulance!”Seru pria itu yang ternyata adalah salah satu dokter bedah di Seoul International Hospital.

 

At Seoul International Hospital

Jung Ae’s POV

 

Didalam sana Ra Im sedang melakukan operasi pertamanya. Apakah dia akan baik-baik saja?! Aish! Dasar Jung Ae pabo!! Apa yang telah kau lakukan pada sahabat karibmu sendiri eoh?! Dasar pabo! Pabo!!

 

“Eomma… Apakah Ra Im anjumma akan baik-baik saja?”Tanya Sung Hwa sambil meraih telapak tangan Eommanya.

“Ne, Ra Im anjumma adalah orang yang kuat. Kau tidak perlu khawatir eoh? Dia juga pasti bisa melahirkan seorang anak yang cantik. Ah, iya. Sebentar lagi Appa akan menjemput kalian. Jadi kalian pulang dengan Appa nanti ne?”

“Apakah Eomma tidak ikut pulang?”

“Nanti Eomma akan menyusul. Eomma mau menemani Ra Im anjumma dulu disini sampai Joo Won ahjusshi datang. Kasihan kalau dia melewati hal ini sendirian…”

“Hmm… Arasseoyo…”Balas Sung Hwa dan Sung Hye sambil menganggukkan kepala mereka beberapa kali.

 

40 Minutes Later…

 

“Yeoboseyo? Apakah ini adalah keluarga dari Kim Joo Won?”Ucap seseorang dari seberang sana saat aku mengangkat sambungan teleponku.

“N-Ne… Aku adalah… Saudaranya! Ada apa?”

“Aku adalah dokter kepala di rumah sakit Wooshun. Sekitar setengah jam yang lalu Joo Won-ssi mengalami kecelakaan lalu lintas dan dibawa kemari. Tapi maafkan kami, walaupun kami telah melakukan yang terbaik tapi nyawanya masih tidak bisa tertolong…”Mwo?! Apa yang barusan dikatakannya? Joo Won… Dia…

“Andwae!!!!!”Teriakku lalu langsung berlutut di koridor rumah sakit ini. Joo Won-ah!! Jangan pergi secepat ini! Bagaimana kau akan bertanggung jawab pada Ra Im dan anakmu eoh?! Sudah berapa ratus kali aku mengatakan padamu untuk menjaga dirimu baik-baik agar tidak membuat Ra Im sedih.

“Dasar namja pabo!! Pabo!! Ra Im-ah… Eotteokkeh??”Lirihku dengan diselingi oleh isak tangis yang tidak berhenti dari tadi.

 

Satu jam telah berlalu dan walaupun tidak separah tadi, tapi air mataku masih saja tidak mau berhenti mengalir. Ternyata begini rasanya kehilangan salah satu orang terpenting dalam hidup kita. Rasanya dunia menjadi sangat kelam. Ya Tuhan, apakah masih ada hal yang lebih buruk lagi dari ini?

Dan disaat aku sedang menatap kosong lantai dibawahku tiba-tiba pintu ruang operasi dimana Ra Im berada terbuka dan keluarlah seorang perawat dengan menggendong seorang bayi di pelukannya.

 

“Seorang anak perempuan telah lahir…”Ucap perawat itu ketika aku mendekatinya untuk melihat putri pertama dari Joo Won dan Ra Im.

“Ah… Dia sudah lahir… Yeppeuda…”Gumamku saat melihat bayi yang ada didepanku ini. Perasaan bahagia dan sedih pun bercampur aduk menjadi satu dalam hatiku. Aku bahagia bayi ini sudah lahir, tapi di lain sisi saat aku melihat wajahnya aku kembali teringat dengan ucapan dokter yang tadi mengatakan kalau Joo Won telah meninggal.

“Ra Im… Bagaimana keadaannya??”Tanyaku saat seorang dokter keluar dari ruangan operasi itu. Tapi saat dokter itu melihatku, raut wajahnya langsung berubah menjadi sedih. Ini tidak bagus… Jangan katakan kalau…

“Maafkan kami… Kami tidak bisa menyelamatkan nyawa ibunya…”Ucap dokter itu singkat lalu menundukkan kepalanya menyesal. Andwae! Ini tidak mungkin terjadi! Kenapa mereka berdua bisa meninggal dihari yang sama eoh?!

“Andwaenikka!! Ra Im-ah!!!”Teriakku sambil tak henti-hentinya menangis.

“Ra Im-ah! Joo Won-ah!! Apakah kalian sengaja melakukan ini padaku dan anakmu eoh?! Kenapa kalian tega melakukan hal ini pada kami?!!! Jawab aku!!!!!!”Teriakku dalam hati. Sesak… Yah~ Itulah yang aku rasakan sekarang. Disaat ada dua orang yang paling berharga didalam hidupmu meninggalkanmu dengan sangat tiba-tiba. Dan tidak beberapa lama kemudian saat aku masih menangis di koridor ini ada seseorang yang tiba-tiba merangkul bahuku.

“O… Oppa…”Ucapku saat melihat siapa orang itu.

“Oppa… Eotteokkeh? Ra Im dan Joo Won… Mereka…. Mereka…”Ucapku tidak mampu menyelesaikan kalimat itu. Tidak perlu waktu lama baginya untuk mengerti apa maksudku, setelah sepersekian detik raut wajahnya langsung berubah seperti akan mengeluarkan air mata. Bahkan suamiku, baru kali ini aku melihatnya sepeti ini…

“Sebelum dia meninggal, Ra Im-ssi mengatakan kalau mereka sudah menentukan nama untuk anak ini. Namanya adalah Kim Seulmi yang berarti salju pada musim semi.”Ucap dokter itu. Bahkan mereka sudah menentukan nama untuk putri mereka, tapi kenapa mereka malah pergi meninggalkannya sendirian eoh?!

“Dokter, kami akan merawat anak ini…”Ucap suamiku tanpa keraguan sedikit pun. Oppa, gomaweoyo… Kau telah mau menyelamatkan anak Ra Im dan Joo Won. Sung Hwa-ya, Sung Hye-ah… Aku harap kalian akan mau menerima seorang anggota keluarga baru kita. Saudara baru kalian…

 

Flashback End…

 

April, 5th 2014 – 21.27 PM

At Songhi’s Apartement Building

Sung Ah’s POV

 

“Eotteokkeh? Apa yang harus aku lakukan? Kyuhyun-ah… Aku mencintaimu tapi aku benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa lagi sekarang..”Gumamku. Sekarang aku sedang terduduk diatas ranjangku yang tidak terlalu besar dengan memeluk erat kakiku sambil menyandarkan kepalaku ke atas lutut. Saat aku memandangi selembar foto di depanku, cerita Sung Hye Eonni dua hari yang lalu langsung melintas di benakku. Melihat potret kedua orang tua kandung ku seperti ini benar-benar membuatku tidak kuasa lagi untuk menahan tetesan air mata yang selalu aku tahan selama ini. Aku bukanlah anak Eomma dan Appa. Dan orang tua kandungku, ternyata mereka telah…

“Tuhan… Kenapa hal seperti ini harus terjadi padaku??”Lanjutku sambil terus terisak dan menyembunyikan wajahku disela kedua kakiku. Tidak lama kemudian ponselku pun bergetar dan menampilan nama ‘Cho Kyuhyun’ di layarnya. Lama aku menatap panggilan telepon itu tanpa melakukan apa-apa. Dan pada akhirnya aku pun menolaknya.

“Mianhae Kyuhyun-ah… Aku mencintaimu, tapi sepertinya kita tidak akan bisa bersama lagi.”Gumamku dengan diiringi oleh suara tangisan yang semakin menjadi-jadi. Aku tidak peduli apakah Yoochun-ssi, tetanggaku itu akan mendengar suara tangisku atau tidak. Yang jelas sekarang aku benar-benar ingin meluapkannya sepuas hatiku.

 

April, 6th 2014 – 10.45 AM

 

Setelah menangis semalaman, besoknya mataku benar-benar membengkak. Hah~ Ini adalah kedua kalinya dalam hidupku aku menangis seperti ini setelah kepergian Sung Hwa Oppa. Aish! Bahkan hari ini aku benar-benar tidak mau keluar dari kamar apartemenku. Padahal hari ini aku masih harus menghadiri kelas Profesor Kim Soo Hyun. Entah kenapa seorang professor besar sepertinya malah tinggal di tempat kumuh seperti ini. Mianhae Soo Hyun-ssi, hari ini aku akan membolos dari kelasmu.

Semalaman aku memikirkan bagaimana caranya aku bisa memutuskan hubunganku dengan Kyuhyun. Bukankah waktu itu dia mengatakan kalau besok dia bisa mengambil istirahat? Dan yah~ Besok aku akan melakukannya. Ya Tuhan, kumohon, keputusan yang aku ambil ini adalah keputusan yang tepat dan akan menjadi yang terbaik bagi kami berdua. Aku harap dia bisa mencari yeoja lain yang lebih baik dariku. Saat aku sedang melamun menatap kota Seoul dari jendela apartemenku yang tidak terlalu besar ini, tiba-tiba ponsel putihku bergetar dan menampilkan nama ‘Cho Kyuhyun’ disana. Cukup lama aku menatap tulisan namanya hingga akhirnya aku pun menerima permintaan panggilan itu.

 

“Yeoboseyo Sung Ah-ya? Kenapa belakangan ini aku tidak bisa menghubungimu? Apakah telah terjadi sesuatu?”Tanyanya dengan nada suara yang sangat khawatir. Wajar saja dia seperti ini karena sejak tiga hari yang lalu aku memang sengaja memutuskan komunikasi dengannya. Bahkan terhitung dari tanggal 3 april kemarin sampai hari ini, dia sudah mencoba menghubungiku lebih dari seratus kali.

“Anni, tidak ada hal spesial yang terjadi belakangan ini. Kemarin aku terlalu sibuk untuk menyelesaikan dateline project novel terbaruku. Mianhae karena telah membuatmu khawatir.”

“Ah, begitukah? Baguslah kalau tidak terjadi hal-hal buruk padamu. Walaupun sibuk kau harus tetap menjaga kesehatanmu eoh! Jangan telat makan dan tidurlah di tempat tidur! Meskipun kau ketiduran di meja kerjamu, kau harus segera pindah ke ranjang. Arasseo?”

“Ne…”Jawabku singkat. Kenapa justru disaat-saat seperti ini keberadaannya terasa sangat berharga bagiku? Rasanya bahkan sangat berat untuk menahan air mataku agar tidak jatuh saat mengingat kalau sebentar lagi hubungan kami akan berakhir.

“Ya~ Neo gwenchana? Kenapa nada suaramu seperti itu? Apakah kau sedang sakit?”

“Aish~ Sudah aku bilang, aku tidak apa-apa. Ah iya Kyuhyun-ah. Bukankah besok kau libur?”

“Hmm, ne. Walaupun hanya dua hari tapi mereka akhirnya mengizinkanku untuk liburan. Waeyo?”

“Besok… Bisakah kita bertemu?”

“Ne? Memangnya ada apa?”

“Dasar namja tidak peka! Aku sedang mengajakmu kencan, pabo!”

“He? Kau? Seorang Bok Sung Ah dengan kepercayaan diri selangit mengajakku kencan? Apakah dunia ini akan segera kiamat eoh?!”

“Ya! Ya! Kalau kau tidak mau ya sudah! Aku juga tidak terlalu mengharapkan sebuah kencan denganmu!”

“Kekeke~ Aku hanya bercanda! Kemana kita akan pergi besok?”

“Aku ingin ke akuarium. Apakah kau mau?”

“Akuarium? Kenapa kau menjadikan tempat seperti itu sebagai tempat untuk berkencan eoh? Apakah kau suka menjadi tontonan ikan hiu disaat kita sedang berkencan? Tapi tidak apalah, ayo kita kesana besok! Hmm, mianhae Sung Ah-ya, aku harus menutup sambungannya sekarang karena sebentar lagi syuting akan dimulai. Annyeong… Saranghae…”Ucapnya lalu memutuskan sambungan teleponnya.

“Nado saranghaeyo…”Gumamku sambil menghembuskan nafas berat. Mianhae Kyuhyun-ah, tapi ini adalah yang terbaik untuk kita berdua…

 

April, 7th 2014 – 19.35 PM

At Songhi’s Apartement Building

 

Hari ini adalah hari yang sangat berat untukku. Betapa tidak, hari ini aku harus memutuskan hubunganku dengan namjachingu pertamaku yang juga merangkap sebagai cinta pertamaku. Bahkan setelah terpisah selama lebih dari enam tahun kami masih menyimpan perasaan itu didalam hati kami. Walau sangat berat, tapi pada akhirnya aku akan melakukan hal ini. Mianhae Kyuhyun-ah, tapi aku berjanji akan selalu mengingat dirimu sebagai sebuah kenangan terindah yang ada dihidupku dan akan aku pastikan kalau tidak ada satu pun orang yang bisa mengusik posisimu didalam hatiku meskipun kita tidak akan bisa bersama lagi.

Saat aku melangkahkan kakiku keluar dari gedung apartement ini, terlihat sebuah mobil audy hitam yang sedang terparkir di seberang jalan. Dan bisa kalian tebak sendiri siapa orang yang ada didalam kendaraan itu. Dengan membuka setangah kaca mobilnya, Ia tersenyum sambil melihatku. Hah~ Apakah kalian tau? Senyumannya itu sangat mempesona. Entahlah bagaimana nanti aku bisa hidup tanpa melihat senyum itu. Dengan berlari kecil aku pun menghampirinya dan membuka pintu mobil ini.

 

“Woah, Sung Ah-ya, sejak kapan kau menjadi begitu cantik? Kemarin? Minggu lalu? Atau satu tahun?.”Pujinya sambil melihat penampilanku dari atas sampai ke bawah.

“Aku? Aku itu sudah cantik sejak lahir, kenapa kau baru menyadarinya sekarang eoh?”

“Aish~ Bahkan setelah hampir satu minggu tidak bertemu, tingkat kenarsisanmu itu bukannya menurun malah semakin tinggi saja.”

“Wae? Ucapanku memang benar! Kalau kau tidak percaya kau bisa melihat foto-fotoku saat masih bayi.”

“Cih~ Arasseo, arasseo… Ah! Ini… Ini…”Ucapnya sambil menunjuk ke arah pipinya. Apa maksudnya? Dia minta poppo?

“Apakah kau sangat merindukanku eoh? Tapi baiklah, aku akan memberikannya padamu.”Ucapku lalu memberikan sebuah ciuman singkat dipipi kanannya. Sontak saja matanya menjadi membulat karena hal yang telah aku lakukan tadi.

“Kenapa tiba-tiba kau menciumku? Dipipimu itu ada bekas tinta!”Balasnya dan aku pun langsung mengambil kaca. Dan ternyata benar! Ada bekas coretan pena di pipi kananku. Saat aku melirik namja yang duduk di sebelahku ini, dia hanya tersenyum geli melihatku. Aish! Ini benar-benar memalukan!!

 

At COEX Aquarium…

 

Dan yah~ Seperti kebanyakan pasangan normal lainnya kami sangat menikmati kencan pertama kami ini. Atau bisa aku katakan kalau ini adalah kencan pertama dan terakhir untuk kami. Jam di pergelangan tanganku sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam yang artinya sebentar lagi orang-orang suruhan Sung Hye Eonni akan datang menjemputku. Aku yakin sekali kalau kamar apartemenku pasti sudah benar-benar dikosongkan sekarang. Dan seperti yang sudah aku perkirakan, ponselku berdering menampilkan nama Sung Hye Eonni di layarnya.

 

“Yeoboseyo?”Ucapku.

“Sung Ah-ya, sebentar lagi Eonni akan sampai di tempatmu berada sekarang.”

“Ah, ne Eonni, aku akan segera datang.”Balasku lalu menutup sambugan telepon kami yang sangat singkat ini.

“Kyuhyun-ah…”Panggilku dan Kyuhyun yang sedang berjalan di depanku sontak saja berhenti dan membalikkan badannya untuk melihatku.

“Waeyo?”Tanyanya dan aku pun mulai berjalan mendekatinya. Saat aku sudah tepat berada di depannya, aku menatap kedua matanya dalam.

“Ada apa? Kenapa kau melihatku seperti itu?”

“Oppa… Saranghae…”Ucapku lalu segera menarik kerah bajunya. Dan didetik berikutnya aku pun langsung memberikan sebuah kisseu untuknya. Dengan air mata yang sudah mengalir aku pun perlahan melepaskan ciuman perpisahan kami ini.

“S-Sung Ah-ya…”Ucapnya yang masih shock dengan surprise kiss dariku tadi.

“Mianhae… Tapi kita harus mengakhiri hubungan ini…”Ucapku sambil menatap wajahnya dengan mata yang berair.

“Mwuragu?! Anniyo! Aku tidak mau!!”Tolaknya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Oppa!! Dengarkan dulu penjelasanku…”Ucapku lalu menghapus beberapa tetes air mata yang ada dipipiku.

“Eomma… Dia telah menjodohkanku dengan seseorang. Bahkan pesta pertunanganku akan diselenggarakan tiga hari lagi.”

“Mwo?! Dijodohkan?!”

“Pada awalnya aku menolak mentah-mentah perjodohan ini. Tapi setelah aku mengetahui semua fakta mengenai masa laluku ternyata aku tidak mempunyai hak untuk menolak hal ini. Apa kau tau? Aku dan keluargku yang sekarang ternyata tidak mempunyai hubungan darah sama sekali. Tapi walaupun begitu mereka telah menganggapku sebagai keluarga mereka sendiri.”

“Mereka… Adalah orang tua asliku. Eommaku bernama Kim Ra Im dan Appaku adalah Kim Joo Won. Dan apa kau tau? Ternyata nama asliku adalah Kim Seulmi. Artinya adalah salju cantik yang turun pada musim semi.”Ucapku sambil memperlihatkan selembar foto yang terpotret dengan jelas wajah kedua orang tua kandungku disana.

047

“Makanan… Pendidikan… Keluargaku yang sekarang telah memberikan semuanya yang terbaik bagiku. Bahkan di rumah sakit serta yayasan tempat aku berkuliah sekarang, namaku juga terdaftar sebagai salah satu pemegang saham tertinggi. Disaat aku mengetahui semua kenyataan ini, aku menyadari betapa tidak tau malunya aku saat mempunyai perasaan benci pada keluargaku. Betapa hinanya aku, yang hanya seorang anak angkat untuk membenci mereka yang telah merawatku dengan sangat baik. Saat Eomma dan Appa kandungku meninggal dulu, mereka bisa saja meninggalkanku di panti asuhan. Tapi kenyataannya mereka tidak melakukannya. Eomma dan Sung Hye eonni… Walaupun sepintas mereka terlihat egois dan semena-mena, sebenarnya mereka sangat menyayangiku.”

“Saat dulu Eomma meninggalkanku, ternyata setiap bulan dia mengirimkan uang yang cukup untuk membiayai kehidupanku tanpa bekerja sedikitpun. Bahkan ternyata Eomma telah meminta kakek untuk merawatku sampai dia pulang dari luar negri. Tapi betapa bodohnya aku waktu itu, setelah nenek meninggal, aku langsung memutuskan untuk pergi dan menghilangkan jejakku begitu saja sampai-sampai kakek tidak bisa menemukanku. Begitu pula Sung Hye Eonni. Sambil mengurusi yayasan ternyata dia juga ikut turun tangan untuk mencari keberadaanku. Walaupun aku ini adalah salah satu orang yang berperan karena kematian Sung Hwa Oppa, tapi dia tetap mau menerimaku dan berusaha menjadi pengganti Sung Hwa Oppa untukku. Bahkan asal kau tau saja, diantara ratusan pengusaha kaya di negri ini dia telah memilihkan yang terbaik untuk menjadi pendampingku. Bukan hanya harta dan kekuasaan saja yang dilihatnya dari calon suamiku kelak, tapi pendidikan, sifat, serta semua hal dari orang itu menjadi pertimbangannya. Dan apa kau tau? Ternyata dia benar-benar telah memilih seseorang yang sangat sempurna. Dia adalah Kang Minhyuk. Mungkin kau sudah pernah bertemu dengannya waktu itu. Dan tidak bisa aku pungkiri, pria itu memang mempunyai kepribadian yang baik. Bahkan ternyata dia juga menyukaiku.”

“Jadi… Apakah ini adalah akhir dari cinta kita?”Tanyanya dengan mata yang telah berkaca-kaca.

“Mianhae… Jeongmal mianhaeyo… Walaupun kita tidak bisa bersama lagi tapi seumur hidupku aku tidak akan pernah melupakanmu… Jadi bisakah kau menjadi seorang putri duyung untukku?”Ucapku dan kembali meneteskan butiran Kristal itu dari mataku.

“Putri duyung… Jika kau bahagia, aku akan menjadi seorang putri duyung untukmu dan perlahan-lahan menghilang dari hadapanmu seperti buih dilautan.”

“Mianhae…. Gomaweo…. Kau adalah namja terbaik yang pernah aku temui dalam hidupku. Jadi aku juga akan menjadi putri duyung untukmu. Lupakanlah aku dan cari yeoja lain yang lebih baik dariku.”

“Aku… Aku harus pergi sekarang… Tapi izinkan aku mengucapkan hal ini sekali lagi. Saranghaeyo Kyuhyun-ah…”Ucapku lalu memberikan seulas senyum perpisahan untuknya dan langsung membalikkan tubuhku. Dengan segera air mataku pun mengalir dengan derasnya. Aku benar-benar tidak bisa menahannya lagi. Perlahan aku pun mulai melangkahkan kedua kakiku, meninggalkan Kyuhyun yang ada di belakangku. Semakin jauh kakiku melangkah maka semakin sulit aku mengendalikan emosiku. Air mata ini terus saja mengalir dan isakan-isakan kecil pun mulai terdengar dari mulutku. Mianhae Kyuhyun-ah… Ternyata akhir cerita cinta kita berdua membuat kita menjadi putri duyung satu sama lain… Tapi walaupun begitu, didunia ini hanya kau lah satu-satunya namja yang akan aku cintai.

 

Kyuhyun’s POV

 

“Jadi beginikah rasanya menjadi seorang putri duyung?”Gumamku sambil menatapnya yang sedang berjalan meninggalkanku. Walaupun ini sangat berat tapi aku benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa. Apakah ini benar-benar akhir dari cinta kami? Kalau benar, kenapa Tuhan menciptakan rasa cinta ini jika ujung-ujungnya hanya akan terasa sangat menyakitkan?

“Sung Ah-ya… Nan neoreul saranghae…”Lanjutku lalu terduduk di lantai akuarium ini. Kakiku bahkan tidak mampu untuk berdiri lagi. Rasanya semua kebahagiaanku benar-benar telah berakhir saat ini. Bagaimana aku bisa hidup tanpanya? Mencari wanita lain katanya? Aku pasti tidak akan bisa menemukan wanita lain yang lebih baik darinya.

“Apakah aku harus terus menyimpan perasaan ini sampai aku mati?”

 

 

TO BE CONTINUED…

Eotteyo?! Kyaa!! Pasti tambah ancur aja nih cerita, ya kan?!!

Aigo~ Jeongmal mianhaeyo! Author ini emang terlalu koplak untuk buat cerita yang genre nya sad *bow 360 derajat*
Jeongmal mianhaeyo!!

Tapi walaupun begitu author tetap mengharapkan komentar kalian tentang FF yang sangat abal-abal ini. Dan akhir kata, author pun mengucapkan KAMSHAMNIDA!!!!

Advertisements

19 thoughts on “|FF| You’re an Alien! Part 11 – Sorry

    • Aigo~ Kekeke 😀 Tapi menurut saeng part selanjutnya kayaknya bakalan lebih lama soalnya kan sebentar lagi bakal lebaran. Saeng pasti bakalan sibuk hehehe. Mianhae eon ^_^

      Kamshamnida udah read+comment!! 🙂

  1. Ahhh…. Kasian banget sung ah dan kyuhyun harus berpisah……
    Nggak relaaa. Semoga aja keluarga angkat sung ah berubah pikiran, sehinggah membiarkan sung ah dan kyuhyun bisa bersatu kembali deh….!!!

  2. eonni jahat aaaaa kenapa SungAh sama Kyuhyun dipisahin? huuaaaaaa :'(…… eonni aku mau SungAh sama Kyuyun aja ya please #maksa#….. ditunghu next chapternya eon :’)

    • Aigo~ Mianhae saengie hehehe. Kalo masalah itu kita liat di part selanjutnya aja ne? ^_^
      Ne, next part bakalan di publish segera 🙂

      Kamshamnida udah read+comment! 🙂

  3. Kecepetan eon.. Pengen nya panjangan dikit 😀
    Eon, ntar mereka balikan lagi kan? Jangan nggak eon, kan lagi lebaran. Gak boleh jahat loh! :D, ayo eon, minta maaf dulu ama kyuhyun+sung ah. Kekeke. Ngomong-ngomong Mohon maaf lahir batin eonnie :), maaf kalo aku ada salah kata yang membuat eonnie tersinggung…

    • Aigo~ Kekeke 🙂 ne saeng, eon juga mau ngucapin minal aidin wal faidzin yah. Maaf kalo selama ini eonni sering bikin saeng kesel gara2 FF2 buatan eonni. Terutama karena eonni yang sering ngaret kalo ngepublish FF hehehe *bow-bow*

      Gomaweo udah read+comment saengi 🙂

  4. kok kyuhyun’a pasrah banget sih?
    kan kyuhyun evil,harusnya berubah jadi evil egois yg pertahanin sung ah dong,kkkkkk ^^
    lanjut lah,eonni penasaran nih 😉

Don't be a silent reader, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s