|FF| Milky Way Love Story Part 14 – Our Memories

Title : Milky Way Love Story Part 14 – Our Memories

Author : Im Cho Sun

Genre : Romance, Comedy, Family, Friendship

Length : Series / Chapter (Part 14 : 11 Pages)

Rating : PG-15

Main Cast :
Cho Kyuhyun
Bok Sung Ah a.k.a Milk (OC)

Support cast :
Super Junior’s members

Disclaimer :

Annyeonghaseyo readerdeul! Long time no see!!

Apakah masih ada orang yang menantikan FF abal-abal ini kembali setelah hampir satu bulan menghilang dari dunia per-FF-an?!! *Nggak ada!! Udah lupa!!!*

Mianhaeyo readerdeul~ Karena kemarin author lagi krisis kuota, author jadi nggak bisa nge-publish FF MWLS part 14 sesuai schedul. Padahal FF ini udah jadi sekitar dua minggu yang lalu. Jeongmal mianhaeyo!! *bow-bow*

Warning! Typo bertebaran *plakk* Hghghg 😀 😀

Dan akhir kata author ucapkan HAPPY READING!!!!!Title : Milky Way Love Story Part 14 – Our Memories

Part 14

*******
“Harapan adalah sebuah mimpi yang tidak pernah tidur… Bukan harta maupun kecantikan yang aku harapkan tapi sebuah kebahagiaan yang tiada akhir. Itulah harapan yang telah berubah menjadi mimpiku…” – Milk

“Tuhan… Tolong berikanlah aku kekuatan agar bisa mewujudkan impiannya. Kebahagiaan… Biarkanlah aku membuatnya terus merasa bahagia selamanya…” – Kyuhyun
*******

July, 10th 2012 – 10.47 AM

At Seoul International Hospital

Milk’s POV

 

Hmm, tidurku pulas sekali. Dengan sedikit menggeliat dibalik selimut, aku pun mulai berusaha mengumpulkan semua kesadaranku untuk membuka kedua mata ini. Yap! Kalian bisa menebaknya sendiri, aku baru bangun tidur sekarang. Kekeke~ Saat aku menoleh ke arah kanan, terdapat sebuah jam dinding putih yang menunjukkan pukul 10.47 pagi. Hah~ Ternyata ini sudah siang rupanya. Pasti hal ini karena pengaruh obat yang aku minum pagi tadi. Kalian juga bisa menyimpulkan hal ini sendirikan? Aku baru bangun tidur untuk yang kedua kalinya hari ini. Dan saat aku menoleh ke sebelah kiri, tiba-tiba…

 

“Kyaa!!! Setan!!!”Teriakku saat melihat sesosok namja yang sedang duduk di sebelah ranjangku. Sejak kapan dia ada disana eoh?!

“Ya! Nappeun! Berani sekali kau memanggil namjachingumu sendiri dengan sebutan setan! Lagi pula wajahku ini terlalu tampan untuk dijadikan image seorang setan, pabo!”

“Aish! Seharusnya aku yang marah padamu! Kenapa tiba-tiba kau ada disana dan mengagetkanku!? Dimana Seulmi Eonni?”

“Dasar pabo! Aku sudah dua puluh menit duduk disini! Lagi pula apa yang telah aku lakukan sampai-sampai membuatmu terkejut eoh? Aish~ Eonnimu baru saja pulang ke rumah.”Jawabnya dan sontak membuat kedua mataku membulat. Eonni kemana tadi?!

“Mwuragu? Dia pulang dan hanya meninggalkan kita berdua saja?”

“Ne, memangnya kenapa?”Tanyanya dengan wajah tanpa dosa. Aish! Namja ini sangat menyebalkan!!

“Anni, hanya saja kau harus tetap menjaga jarak padaku eoh?!”

“Hmm? Waeyo? Aku kan namjachingumu. Bahkan kita juga sudah beberapa kali melakukan kisseu…”

“M-Mwo?! Kisseu? Jadi… Kau telah mencuri ciuman keduaku eoh?! Ah, anni! Bahkan kau itu adalah orang yang sama yang mengambil first kiss ku! Aish!! Dasar nappeun namja! Berani sekali kau mencurinya! Selama lebih dari sepuluh tahun aku menjaga ciuman keduaku itu karena hal itu hanya akan aku berikan pada calon suamiku nanti pabo!!”Ucapku lalu memukul-mukul tubuhnya dengan bantal.

“Ya! Ya! Hajima!!”

“Shireo!! Aku tidak akan memaafkanmu ahjusshi mesum!!”Teriakku sambil terus memukulnya tanpa henti.

“Ya! Hajima! Lagi pula nanti kau juga akan menjadi istriku kan?!!”Ucapnya dan berhasil membuat pukulanku berhenti seketika. Mwo?! Apa katanya tadi?!!

“Mwuragu?! Aku akan menjadi istrimu?! Aish!! Micheo! Micheo!! Kenapa aku bisa mencintai seorang namja gila sepertinya?! Maldo andwae!!”Teriakku sambil menarik rambutku frustrasi.

“Mwuragu? Kau bilang aku gila!? Ya! Apakah mulutmu itu mau aku kepang eoh?! Memangnya kenapa kalau aku menjadikanmu istriku eoh?!”

“Aish! Ya! Diamlah! Rasanya kepalaku benar-benar sakit memikirkan kenapa aku bisa jatuh cinta padamu. Hah!! Dasar nappeun!! Nappeun!!!”Seruku lalu melanjutkan lagi kegiatanku memukulinya dengan bantal.

“Ya! Berhenti!! Tatanan rambutku akan rusak kalau kau terus melakukan ini!!”Protesnya.

“Memangnya aku akan peduli jika rambutmu itu akan rusak eoh?! Anni! Aku akan terus— Akh!”Ringisku saat mendapati kalau selang infuse yang berada ditangan kiriku terlepas. Sontak saja aku segera menghentikan kegiatanku dan memegangi tangan kiriku yang saat ini mengeluarkan beberapa tetes darah. Walaupun tidak banyak darah yang keluar, tapi rasanya ini sedikit pedih.

“W-Wae? Ada apa?”Tanyanya lalu melihat ke tangan kiriku dan sontak saja membuat kedua matanya membelalak kaget.

“Omo! Infus nya lepas! Dimana tombol pemanggil itu eoh?”Serunya lalu segera mencari alat pemanggil bantuan di dekat ranjangku dan menekannya.

“Manhi aphasseo? Bertahanlah, mereka akan segera datang…”Ucapnya sambil memegangi tanganku.

“Kenapa kau begitu khawatir eoh? Ini tidak terlalu sakit…”

“Tapi darahnya terus keluar! Ah! Suster! Infusnya terlepas. Tolong pasangkan lagi.”Ujarnya pada seorang perawat yang baru memasuki ruangan ini.

“Ah, arasseoyo… Tuan tidak usah khawatir, nona ini akan baik-baik saja…”

“Hah~ Syukurlah…”Ucapnya lega. Apa ini? Hanya karena melihat aku terluka sedikit dia sudah sangat panik. Ada apa dengannya?

“Bukankah sudah aku katakan kalau ini hanya hal kecil? Lagi pula rasanya juga tidak terlalu sakit. Hanya perih sedikit. Kenapa kau begitu khawatir eoh?”Ujarku pada Kyuhyun saat selang infusku telah dipasang kembali oleh Suster itu. Dan setelah selesai melakukan tugasnya suster berpakaian khas rumah sakit itu pun langsung keluar dari ruangan ini.

“Aish! Bukannya begitu! Aku hanya tidak mau kau terluka! Lagi pula kenapa infusmu bisa lepas eoh? Dasar pabo!”

“Ya! Bukankah kau yang memulai semua ini eoh?! Sudahlah! Lagi pula apakah kau tidak akan pergi? Kau kan orang sibuk yang selalu mempunyai jadwal yang padat!”Ucapku lalu memalingkan wajahku darinya.

“Apakah barusan kau mengusirku? Ah, anni tapi aku rasa sebaliknya! Kau menyuruhku untuk tetap disini. Benarkan?! Semalam kau pasti sangat kesal menunggu aku mengangkat telepon darimu.”

“Mwo?! Kau pandai sekali memutar balikkan fakta ahjusshi!”Balasku sambil menatapnya sinis.

“Eoh! Eoh! Lihat, kau memanggilku ahjusshi! Setiap kali kau memanggilku ahjusshi itu artinya kau sudah mulai terpojokkan dalam pembicaraan kita. Jadi kau benar-benar ingin terus bersamaku eoh?”

“Aish! Neo micheosseo?!”Desisku sambil memberikan death glare padanya. Sedangkan dia malah tertawa kecil melihat reaksiku.

“Ne, aku memang sangat gila karena mencintaimu. Jadi kenapa? Dan kau tidak perlu khawatir, hari ini aku sudah mengosongkan semua scheduleku agar aku bisa bersamamu seharian. Bahkan keluargamu pun sudah memberikan izin padaku.”

“Mwo?! Mereka melakukan itu?!”

“Tentu saja, kau tidak tau seberapa besar kepercayaan yang telah mereka berikan padaku buah persik.”

“Aish~ Terserah saja padamu. Ah iya, berhubung aku telah kehilangan semua ingatanku tentang dirimu jadi ayo ceritakan bagaimana kita bertemu, kenapa kita bisa menjalin hubungan ini dan segala sesuatu yang telah terjadi diantara kau dan aku.”

“Semuanya?”

“Ne, semua! Tanpa ada yang ditutup-tutupi maupun dilebih-lebihkan.”Ucapku sambil memasang wajah serius.

“Hmm… Baiklah, tapi aku tidak terlalu yakin apakah nanti ada peristiwa yang aku lewatkan atau tidak karena ingatanku kurang baik belakangan ini. Seingatku, kita bertemu untuk yang pertama kalinya di back stage sebuah acara musik. Saat itu aku sedang fokus memainkan PSP ku lalu kemudian pintu ruang make up dimana aku berada terbuka dengan tiba-tiba dan muncullah dirimu beserta Leeteuk Hyung dan Shindong Hyung.”

“Leeteuk dan Shindong Oppa? Lalu apa reaksimu saat itu?”Tanyaku yang mulai terhanyut dalam ceritanya.

“Aku? Saat kau masuk aku hanya melirik sedikit padamu lalu melanjutkan lagi bermain game.”

“Mwo?! Kau tidak menyambutku sama sekali?!!”Protesku saat mendengar ceritanya barusan. Ternyata sejak pertama kali kami bertemu, dia memang sudah sangat menyebalkan! Aish! Lalu kenapa aku bisa berkenalan dengan orang ini eoh?!

“Anni, saat semua member Super Junior lainnya menyambutmu dengan meriah, aku memilih untuk tetap duduk ditempatku sambil terus bermain PSP. Sebenarnya waktu itu aku sama sekali tidak bisa berkonsentrasi untuk bermain game.”

“Hmm? Waeyo?”

“Tentu saja itu semua karena kehadiranmu. Walaupun aku hanya melihatmu beberapa detik saja saat kau masuk ke ruang make up kami, tapi jantungku tiba-tiba berdetak dengan sangat kencang waktu itu. Karena terlalu gelisah aku pun memutuskan untuk diam saja dan tidak ikut bergabung bersama kalian. Dan apa kau tau? Dihari itu juga kau berhasil membuatku mengalami serangan jantung seketika. Kenapa? Karena waktu itu kau terang-terangan mengungkapkan perasaanmu padaku. Apa kau tau? Saat itu tubuhku langsung membeku seketika saat mendengarkan ucapanmu itu.”

“Mwo? Memangnya apa yang telah aku katakan padamu?!”

“Kau mengatakan kalau kau adalah fansku, tapi kau juga mengatakan kalau kau membenciku. Saat aku bertanya kenapa ada seorang fans yang membenci idolanya sendiri, kau menjawab : ‘YA! Aku tidak pernah ingin menjadi fansmu! Tapi wajahmu terus saja berputar-putar di kepala ku dan tidak mau pergi! Kau pikir apa yang harus aku lakukan eoh!?’

“Ne?! A-Aku benar-benar mengatakan hal itu?!”

“Tentu saja, bahkan setelah itu kau malah mengatakan hal seperti ini tepat di depan wajahku : ‘Wae? Kau bingung?! Aku juga bingung dengan diriku sendiri! Setiap kali aku melihat fotomu, jantungku rasanya mau meledak! Selain itu, jika aku mendengar lagu-lagumu hatiku rasanya bergetar hebat! Aku sudah mencoba semua cara untuk menghilangkannya, tapi aku tidak bisa! Sampai sekarang pun aku masih tidak tau apa yang sedang aku alami! Rasanya sangat menyebalkan!!’ Walaupun kau tidak secara langsung mengatakannya tapi bukankah ucapanmu waktu itu sama halnya dengan pengakuan cinta?”

“La-Lalu apa yang kau katakan selanjutnya? Apakah kau menerima pengakuanku itu?”

“Anni, bahkan aku belum sempat mengatakan apa-apa karena tiba-tiba managermu menelepon lalu kau langsung pergi begitu saja.”

“Mwo?! Jadi itu bukan awal dari hubungan kita?”

“Bukan, aku menjadikanmu sebagai seorang yeojachingu kira-kira satu minggu setelah kejadian itu. Saat itu kita terlibat didalam sebuah acara variety show yang sama kemudian saat acara telah selesai kita makan malam bersama.”

“Hanya berdua?”

“Tentu saja tidak, disana juga ada Sungmin hyung, Donghae hyung, dan Leeteuk hyung. Asal kau tau saja, setiap kali kita bersama kita pasti akan bertengkar. Tidak terkecuali di rumah makan itu dan saat kita sedang bergulat disana aku tidak sengaja membuatmu pingsan. Hehehe, mianhae…”

“Mwo?! Aku pingsan?! Ya! Memangnya apa yang telah kau lakukan sampai-sampai aku jatuh pingsan eoh?!”

“Saat kita sedang berebutan PSP aku melepaskannya dengan tiba-tiba dan kepalamu… Terbentur kelantai.”

“Ne?!”Ucapku sambil melotot tidak percaya saat mendengar penuturan namja didepanku ini.

“Mianhae… Aku selalu merasa menyesal karena telah membuatmu pingsan waktu itu. Tapi untunglah acara pingsanmu itu hanya berlangsung selama 10 menit dan tidak terjadi hal yang buruk padamu. Oh iya, ada satu hal yang harus kau ketahui. Saat kau jatuh pingsan waktu itu aku merasa sedikit marah karena, walaupun sebentar, Donghae hyung jelas-jelas memelukmu waktu itu.”

“Mwo? Kau cemburu? Lalu apa yang terjadi selanjutnya?”

“Yah~ Bisa dibilang begitu, karena tidak bisa menahan emosiku sendiri, aku pun segera ‘merebut’ mu dari Donghae hyung. Saat itu aku langsung membaringkanmu lalu menjadikan kakiku sebagai bantal untukmu.”

“Ah~ Begitu… Lalu kapan kita menjadi pasangan kalau terus bertengkar seperti itu?”

“Saat selesai makan malam kau di undang Leeteuk hyung untuk datang ke dorm karena waktu itu semua schedule kami kosong dan memutuskan untuk berkumpul bersama sambil makan cake buatan Ryeowook hyung. Saat aku masuk ke dalam kamarku karena kesal melihat tingkah para member Super Junior yang terlihat terus-terusan mendekatimu aku akhirnya menyadari kalau ternyata aku menyukaimu.”

 

Author’s POV

 

“Bagaimana kau bisa mengetahui perasaanmu?”Tanya Milk sambil menatap Kyuhyun yang duduk di hadapannya.

“Saat itu entah kenapa hatiku rasanya terbakar saat melihat kedekatanmu dengan para member Super Junior. Awalnya aku tidak mau menerima perasaanku sendiri yang sedang cemburu padamu karena bukankah cemburu itu tanda jika aku menyukaimu? Waktu itu aku tidak mau mengakuinya karena teringat dengan ucapanmu yang mengatakan kalau kau sangat membenciku. Tapi beberapa saat kemudian aku pun meyakinkan diriku sendiri ‘Memangnya kenapa kalau dia membenciku? Jika aku telah jatuh cinta pada orang yang mempunyai rasa benci padaku, apakah itu adalah hal yang buruk? Selain itu jika dia memang sangat membenciku, aku akan membuatnya jatuh cinta padaku.’ Yah~ Itulah kata-kata yang membuatku bisa untuk mengakui perasaanku sendiri.”Jelas Kyuhyun sambil menerawang jauh ke masa dimana Ia menyadari jika dia telah jatuh cinta pada Milk.

“Kenapa kita begitu bodoh?”Gumam Milk sambil tersenyum kecil.

“Kita?”

“Ne, kita. Aku yang tidak bisa membedakan antara rasa suka dan benci. Kau yang sangat bodoh karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui perasaanmu sendiri. Untunglah sekarang kita bisa bersama. Tuan Cho… Sepertinya aku memang benar-benar menyukaimu…”

“Jeongmalyo?”

“Meskipun umurku sekarang sudah 19 tahun, tapi untuk sekarang ini aku adalah seorang remaja berumur 15 tahun. Ada banyak hal yang tidak aku mengerti. Tapi ada satu hal yang benar-benar ingin aku tanyakan pada orang dewasa sepertimu.”

“Apa itu? Tanyakanlah.”

“Aku ingin memastikan perasaanku pada seseorang. Hmm, Orang itu… Saat terjadi suatu hal yang baik padaku, hal pertama yang ingin aku lakukan adalah memberitahunya. Dia juga merupakan orang pertama yang ingin aku temui jika aku merasa sedih. Dan aku juga berpikir jika aku bisa selalu berada di sisinya, maka itu sudah cukup baik untukku. Disaat dia tidak berada didalam jarak pandangku maka aku akan merindukannya. Walaupun aku sudah berusaha sekuat tenaga untuk menahan perasaan yang berkecamuk didalam diriku, tapi saat aku melihat wajahnya, pertahanan itu roboh begitu saja karena semakin lama aku bersama dengannya jantung ini berdebar dengan sangat kencang. Apakah ini yang kalian sebut dengan cinta?”

“Saat kau merasakan hal itu, apakah ada orang lain dimatamu selain aku?”

“Tidak ada… Itu hanya kau…”Jawab Milk dan seulas senyuman bahagia pun mulai menghiasi wajah Kyuhyun.

“Nado saranghaeyo…”Ucap Kyuhyun lalu mulai mendekati wajah Milk yang sedang terduduk di depannya. Sedangkan Milk pun segera menutup kedua matanya. Tapi tiba-tiba…

“Sung Ah-ya!! Kami datang untuk menjenguk—Kya!!! Apa yang kalian lakukan eoh?!!”Teriak Ryeowook, Eunhyuk dan Donghae yang tiba-tiba membuka pintu ruangan Milk. Dengan segera Milk pun mendorong Kyuhyun untuk menjauh darinya.

 

July, 10th 2012 – 18.43 PM

At Seoul International Hospital

Milk’s POV

 

“Kyuhyun-ah…”Panggilku pada Kyuhyun yang sedang menatap pemandangan kota Seoul dari jendela rumah sakit tempatku dirawat sekarang. Cih~ Dia benar-benar menemaniku seharian penuh hari ini. Tapi tak apalah, lagi pula aku suka dengan namja yang menepati janjinya.

“Waeyo?”Balasnya tanpa membalikkan tubuh sama sekali. Dari ranjang tempatku berada sekarang aku hanya bisa menatap punggungnya yang dibalut oleh sweater berwarna putih kecoklatan.

“Aku… Ingin jalan-jalan keluar…”Ucapku dan tidak beberapa lama kemudian Ia pun berjalan menghampiriku.

“Jalan-jalan? Tapi sekarang kan sudah gelap. Lagi pula kau tidak boleh bergerak terlalu banyak dulu.”

“Gwenchana, entah kenapa saat aku bersama denganmu aku merasa aman dan sangat terlindungi. Kau itu sudah seperti asuransi untukku Tuan Cho. Jadi boleh kan aku jalan-jalan?”

“Mwo? Kau menyamakanku dengan asuransi? Aish~ Kau ini, tidak bisakah kau mencari persamaan yang sedikit lebih baik? Kajja kita jalan-jalan. Tapi aku tidak akan membawamu terlalu jauh eoh?!”

“Ne, arasseo…”Jawabku lalu tersenyum menatap wajahnya. Saat aku akan turun dari ranjang, dengan sigap Ia membantuku untuk berdiri. Aish~ Karena terlalu lama berbaring di ranjang, otot kakiku menjadi kaku semua. Hah~ Bahkan hanya untuk sekedar berdiri pun aku harus dibantu oleh Kyuhyun.

“Sepertinya aku akan memakai kursi roda saja.”Ucapku sambil terus berpegangan pada Kyuhyun karena kedua kakiku masih terlalu lemah untuk berjalan seperti biasanya.

“Arasseo…”Balasnya sambil memapahku ke kursi roda yang berada di sudut ruangan ini. Sebenarnya dari pada disebut memapah, ini lebih menjurus ke kata menggendong karena saat kakiku menginjak lantai durasinya tidak sampai dua detik. Setelah aku telah benar-benar terduduk di kursi roda berwarna hitam ini, dia pun segera mendorongku untuk keluar dari kamar rumah sakit ini.

“Ya~ Kenapa kau tidak mengenakan penyamaranmu?”Tanyaku saat menyadari kalau Kyuhyun tidak memakai perlengkapan penyamarannya sama sekali.

“Anniyo… Aku sengaja melakukannya.”

“Tapi untuk apa? Bukankah nanti akan terjadi scandal jika kau ketahuan bersamaku?”Tanyaku sambil mendongakkan kepalaku untuk melihatnya.

“Kalau memang terjadi scandal ya mau diapakan lagi?”

“Kyuhyun-ah~ Kau tidak boleh begitu. Jika tersebar berita kalau kau berpacaran denganku maka semua fans mu akan sakit hati.”

“Kalau begitu ayo kita menikah!”Ucapnya tanpa ragu. Sebenarnya ada apa dengan namja yang satu ini eoh?!

“M-Mwuragu?!”

“Ne, ayo kita menikah! Dari pada berita mengenai scandal pacaranku denganmu muncul di media, lebih baik aku mengumumkannya langsung pada publik kalau kita akan menikah.”

“Tapi kenapa? Apakah karena popularitas atau karena kau memang mencintaiku?”

“Anni… Itu bukan karena aku mencintaimu tapi karena aku HANYA mencintaimu. Selain itu aku tidak ingin membuat para fans kita mengalami dua kali patah hati karena hubungan kita. Saat mereka mengetahui kalau kita berpacaran mereka pasti akan sakit hati lalu saat tahu kalau kita akan menikah mereka pasti akan merasakan sakit hati untuk yang kedua kalinya. Bukankah lebih baik untuk langsung mengumumkan jika kita akan menikah saja?”

“Ta-Tapi sebenarnya aku telah mempunyai calon suami…”

“Mwuragu?”

“Ne… Beberapa hari lalu… Ah, anni tapi empat tahun yang lalu sebelum terjadi kecelakaan, Eomma memberitahu kalau aku sudah dijodohkan. Dan kecelakaan mobil yang menimpaku dulu juga diakibatkan karena aku melarikan diri saat akan bertemu dengan orang yang dijodohkan denganku.”

“Kenapa kau tidak pernah mengatakan hal itu padaku?”Tanyanya yang sudah duduk berlutut didepanku dengan wajah yang penuh ketidak percayaan atas apa yang telah aku katakan barusan.

“Bukankah Seulmi Eonni sudah mengatakannya waktu itu? Ingatanku pada hari dimana aku mengalami kecelakaan sudah sepenuhnya terhapus saat aku sadar waktu itu. Jadi mungkin saat kita bertemu untuk pertama kalinya, aku sama sekali tidak ingat kalau aku telah di jodohkan. Mianhae…”

“Anniyo, kau tidak perlu minta maaf. Aku tidak peduli kalau kau dijodohkan atau tidak. Yang jelas kau akan menjadi milikku dan aku akan menjadi milikmu selamanya. Lagi pula itu sudah empat tahun yang lalu. Bahkan aku ragu kalau orang tuamu masih memikirkan masalah perjodohan itu. Apalagi karena perjodohan itulah kau menjadi celaka empat tahun yang lalu.”

“Tapi tidak bisakah kau memastikannya? Aku tidak ingin kita berpisah begitu saja karena perjodohan ini. Jujur sejak tau kalau kau adalah namjachingu-ku hal ini terus saja terpikir olehku.”

“Ne, arasseo… Aku akan menanyakannya pada Eommamu nanti.”

“Ah iya ada satu hal yang ingin aku tanyakan padamu. Apakah aku sudah bertemu dengan Appaku?”Tanyaku sedikit ragu dan menundukkan kepalaku.

“Ne… Kau sudah bertemu dengannya…”Jawabnya dan langsung membuatku menatapnya tidak percaya.

“J-Jeongmalyo?! Lalu bagaimana keadaannya?! Ah iya, apakah hubungan kami baik satu sama lain?”

“Dia adalah seorang pria yang hebat dan sangat baik. Hubunganmu dengannya? Kalian benar-benar terlihat akrab saat sedang bersama.”

“Ah, benarkah?! Kau tidak berbohong padaku kan?”Tanyaku dengan mata yang mulai berair.

“Uljima… Sebenarnya aku kurang yakin hubungan kalian baik atau buruk karena aku hanya pernah melihat Appa-mu saat kau sedang koma kemarin. Walaupun dia tidak datang setiap hari kemari, tapi hanya dengan melihat tatapan matanya yang melihatmu sedang berbaring diranjang sudah menggambarkan semua rasa kasih sayang yang dimilikinya untukmu. Aku yakin 1000% kalau Appa-mu sangat menyayangimu Sung Ah-ya…”

“Benarkah? Syukurlah kalau begitu… Kajja kita keluar…”Ucapku lalu menyeka beberapa tetes air mata yang sempat menetes dari kedua pelupuk mataku. Saat aku kembali menengadahkan wajahku untuk melihatnya, dia tersenyum lembut padaku. Walaupun dia tidak mengatakan satu kata pun padaku tapi hanya dengan melihat wajahnya yang sedang tersenyum itu sudah mampu membuat perasaanku kembali membaik. Sepertinya aku telah benar-benar jatuh cinta pada namja ini…

 

Author’s POV

 

Dengan langkah yang perlahan Kyuhyun mulai mendorong kursi roda yang dinaiki Milk untuk menyusuri halaman rumah sakit yang cukup luas ini. Sudah lima menit mereka berada disana tapi tidak ada satu pun dari mereka yang membuka mulut untuk memulai percakapan. Mereka berdua telah terhanyut oleh pemandangan langit yang ditaburi oleh jutaan bintang diatas sana. Setelah berjalan beberapa menit kemudian Kyuhyun pun memutuskan untuk berhenti dan duduk di bangku taman yang ada disana. Tidak banyak orang yang berada disana sekarang. Hanya ada mereka berdua dan beberapa orang yang sedang duduk mengobrol di sisi lain dari taman itu.

 

“Lihat… Bukankah Milky Way itu sangat indah?”Ucap Milk tiba-tiba saat mereka telah duduk berdampingan. Kyuhyun yang mendengar ucapan Milk itu pun langsung mendongakkan kepalanya ke atas untuk melihat sabuk bima sakti yang bersinar indah di langit Seoul malam ini.

“Milky way? Maksudmu bima sakti?”

“Ne… Apa kau tau? Aku… Sangat ingin mempunyai kisah cinta seindah Milky Way…”Ucap Milk tanpa memalingkan sedikit pun pandangannya dari sebuah jalur bintang yang ada diatas sana.

“Saat aku bertemu dengan orang yang aku cintai pasti rasanya hatiku akan di penuhi oleh ribuan bintang seperti Milky Way. Tapi disaat aku berpisah dengan orang yang aku cintai aku pasti akan merasa sangat kesepian seperti bintang-bintang yang berada di ujung lengan bima sakti yang tidak memiliki begitu banyak bintang didekat meraka…”Lanjut Milk sambil menundukkan kepalanya perlahan.

“Selama berjuta-juta tahun galaksi kita telah bergerak tanpa henti. Terus berputar dan terus berputar mengikuti orbitnya yang telah di rancang oleh Tuhan. Aku juga menginginkan sebuah kisah cinta seperti itu. Terus berputar tanpa ada habisnya. Walaupun telah melewati banyak hal sulit, aku ingin agar cinta yang diberikan kepadaku nanti tidak akan ada akhirnya seperti galaksi bima sakti yang terus mengorbit tanpa henti sampai beribu-ribu tahun lagi.”Ucap Milk lalu tersenyum manis pada Kyuhyun yang ada sebelahnya.

“Aku akan berusaha memberikan hal itu padamu. Sebuah kisah cinta seindah Milky Way…”Balas Kyuhyun lalu menggenggam erat tangan Milk.

“Gomaweo…”Jawab Milk lalu kembali menatap hamparan bintang-bintang yang ada di atas sana.

“Harapan adalah sebuah mimpi yang tidak pernah tidur… Bukan harta maupun kecantikan yang aku harapkan tapi sebuah kebahagiaan yang tiada akhir. Itulah harapan yang telah berubah menjadi mimpiku…”

“Tuhan… Tolong berikanlah aku kekuatan agar bisa mewujudkan impiannya. Kebahagiaan… Biarkanlah aku membuatnya terus merasa bahagia selamanya…”

 

TO BE CONTINUED…

Advertisements

8 thoughts on “|FF| Milky Way Love Story Part 14 – Our Memories

  1. tumben nih ff’a bernuansa romantis,biasanya couple ini kan berantem mulu kkkk 🙂
    kok eonni baru nyadar y,hampir di semua ff kamu karakter kyuhyun seneng banget ngajakin nikah duluan
    bener2 kayak ahjussi kebelet nikah kkkkk 😀

  2. Ciie, Yang lagi nostalgia ama masa lalu, kekeke.
    Ciie, Yang nuansa ny lagi romantisan.
    Eon, romantisan mereka emang bagus. Tapi aneh aja ngeliat mereka gak beratem lagi. Efek Sung Ah lupa ingatan kali yaah?!. Eon, next part selanjutny. Jangan lama” yah 😀

  3. Hello author aq reader baruuu..hhe izinnn baca2 ia…aq suka bgt FF inii….yg kyk gini2 aq crii hhe crita sesama artisss ..pokokx kyk gini dah akhirx ada jga..tp syngg partx blm kelarr….di nextt donkkk……….FIGHTING

    • Ahh~ Jeongmal mianhaeyo… Author udah memutuskan buat hiatus sebelum nyelesain project FF ini. Jeongmal mianhaeyo! *bow*

      Tapi semoga aja nanti author bisa ngelanjutinnya lagi ^^ Makasih kiriman semangatnya ^^ ❤

Don't be a silent reader, please!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s